Bek Juventus Cemas Pengalaman Porto

Juventus menyambangi markas Porto pada duel pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (23/2/2017) dinihari WIB.

oleh Harley Ikhsan diperbarui 20 Feb 2017, 20:00 WIB
Bek Juventus Medhi Benatia meminta rekan-rekannya mewaspadai ancaman FC Porto di Liga Champions. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Turin - Bek Juventus Medhi Benatia meminta rekan-rekannya mewaspadai pengalaman FC Porto dalam usaha melangkah sejauh mungkin di Liga Champions.

Juventus dijadwalkan bertemu leg pertama babak 16 besar di Estadio do Dragao, Kamis (23/2/2017) dinihari WIB. Mereka membutuhkan modal bagus agar nestapa musim lalu tidak terulang.

Terjun sebagai finalis edisi sebelumnya, Juventus justru langsung terhenti di perdelapan final Liga Champions 2015-2016. Mereka kalah agregat 4-6 dari raksasa Jerman Bayern Muenchen.

"Tidak ada laga mudah di Liga Champions. Porto akan menyulitkan karena mereka terbiasa menjajal rival Eropa di level tertinggi," ungkap Benatia, dikutip situs resmi klub.

Pemain asal Maroko itu tidak asal bicara. Sejak 2002-2003, Porto hanya sekali absen di Liga Champions, tepatnya 2010-2011. Sebagai perbandingan, Juventus sempat absen lama setelah terlibat skandal Calciopoli.

"Untuk menyisihkan Porto, kami harus menunjukkan kualitas sebenarnya di Dragao. Kami ingin bertahan selama mungkin di Liga Champions," tutur Benatia.

Juventus dan Porto sebelumnya hanya bertemu tiga kali di pentas Eropa. La Vecchia Signora memetik empat angka dari dua laga pada duel di fase grup 2001-2002. Juventus juga menaklukkan Porto pada final Piala Winners 1983-1984.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya