NASA dan AT&T Kolaborasi Garap Sistem Lalu Lintas Drone

NASA sedang melakukan studi bersama AT&T untuk membentuk manajemen lalu lintas drone di Amerika Serikat.

oleh Corry Anestia diperbarui 15 Nov 2016, 08:18 WIB

Liputan6.com, Amerika Serikat - Di tengah maraknya penggunaan drone di dunia, NASA justru sedang melakukan studi bersama AT&T untuk membentuk manajemen lalu lintas drone di Amerika Serikat. 

Dengan membentuk sistem manajemen lalu lintas pesawat tanpa awak (Unmanned Aircraft Systems Traffic Management/UAS), sistem ini dapat mendukung keamanan dan kenyamanan operasional drone di udara.

Selama ini, AT&T telah bekerja sama dengan NASA dan beberapa perusahaan lainnya untuk menghadirkan sistem pemantauan jalur penerbangan pesawat tanpa awak, perencanaan penerbangan, navigasi, pengawasan dan pelacakan yang aman.

"Kami fokus untuk mengimplementasikan peran dari jaringan wireless dan teknologi tingkat tinggi (pada pesawat tanpa awak," ungkap tim NASA sebagaimana dilansir dari Cellular-News, Selasa (14/11/2016). 

Sementara menurut Mike Leff, Vice President, Civilian, AT&T Global Public Sector Solutions, sistem ini menjadi sebuah hal baru dalam dunia penerbangan.

"Drone sudah banyak digunakan untuk berbagai sektor, mulai dari agrikultur, keamanan publik, konstruksi, real estate, hingga penyiara. Penelitian ini dapat mendukung sektor komersial dan swasta yang memanfaatkan drone," jelas Leff.

Selain itu, AT&T dan NASA sedang meneliti dampak yang mungkin berujung pada ancaman serangan siber. Kegunaan drone yang lebih luas justru dinilai dapat meningkatkan risiko serangan siber.

"Kami (AT&T) sudah merancang sistem proteksi sejak awal," tambah Leff.

Perusahaan telekomunikasi ini akan turut berpartisipasi dalam mengembangkan riset tersebut yang berkaitan dengan konsep pengoperasian pesawat tanpa awak beserta teknologinya.

(Cas/Isk)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya