'Dopping' Sederhana untuk Motor Injeksi

Busi dengan spesifikasi lebih tinggi menghasilkan pembakaran yang lebih baik.

oleh Yongki Sanjaya diperbarui 01 Sep 2016, 19:37 WIB
Foto: Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta - Motor keluaran terbaru saat ini telah mengadopsi sistem injeksi, di mana pasokan bensin diatur secara digital oleh ECU. Kondisi ini sedikit membingungkan para pemilik motor yang terbiasa dengan versi karburator saat akan meningkatkan performa tunggangan.

Bagi Anda yang tergoda menambah stamina motor injeksi untuk harian tidak perlu bingung. 'Dopping' sederhana untuk mengail performa bisa dengan mengganti busi standar memakai spesifikasi yang lebih tinggi seperti busi iridium.

 

"Busi bisa, pakai yang lebih tinggi. Pembakaran lebih bagus, jadi sisa pembakaran nggak ada," ucap Yudo Handoko, sebagai Head outlet TDR, kepada Liputan6.com.

Dari sisi performa, motor injeksi menurutnya lebih baik ketimbang versi karburator apabila dalam kondisi standar. Pria dengan sapaan Yudo ini berujar bila performa motor injeksi bisa tetap maksimal asalkan rajin perawatan berkala.

"Motor injeksi perawatan berkala saja. (Performa maksimal) selama perawatannya benar," tuturnya.

Sebagai informasi, busi iridium di pasaran tersedia dalam berbagai merek seperti misalnya TDR, NGK, dan Denso. Busi yang ujung elektrodanya memakai iridium ini juga dijual oleh jaringan bengkel resmi, misalnya AHASS. Harga busi jenis ini di pasaran berkisar antara Rp 90-100 ribuan.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya