Kans Minim, Lindaweni Harus Mati-matian Lawan Okuhara

Lindaweni wajib meraih kemenangan jika ingin membuka peluang lolos ke perdelapan final.

oleh Ahmad Fawwaz Usman diperbarui 14 Agu 2016, 13:30 WIB
Aksi Lindaweni Fanetri saat melawan Vu Thi Trang pada tunggal putri bulu tangkis Olimpiade 2016. (Reuters)

Liputan6.com, Rio de Janeiro - Kekalahan membuat peluang Lindaweni Fanetri untuk lolos ke perdelapan final tunggal putri bulu tangkis Olimpiade 2016 Rio de Janeiro menipis. Pelatih Bambang Supriyanto pun meminta Lindaweni berjuang mati-matian saat menghadapi Nozomi Okuhara malam nanti.

Lindaweni gagal meraih kemenangan perdana pada nomor tunggal putri bulu tangkis Olimpiade 2016. Bertemu dengan Vu Thi Trang (Vietnam), Lindaweni menyerah dua set langsung, 12-21, 11-21.

Hasil itu terbilang menjadi sebuah kejutan. Pasalnya, Lindaweni memiliki posisi yang lebih baik dari Vu Thi dalam peringkat dunia. Lindaweni ada di urutan ke-25 dan Vu Thi di posisi ke-42.

Ironisnya, Lindaweni malah tak mampu memberikan perlawanan sengit kepada Vu Thi. Situasi itu memaksa Lindaweni harus tampil habis-habisan saat menghadapi Okuhara (Jepang) pada Minggu (14/8/2016).

"Dari segi penampilan ya kurang memuaskan. Kalau dilihat dari cara mainnya sudah benar, namun secara kecepatannya masih kurang. Dia kan biasa mengontrol lawan, tapi tadi dia tak dapat sama sekali untuk hal tersebut. Pola lawan banyak bola lurus, tapi Linda kurang antisipasi," ungkap Bambang seperti dikutip situs PBSI.

"Besok Linda harus lebih berani. Dia harus punya inisiatif. Dan dari kecepatannya, ia harus bisa maksimal."

Okuhara jelas akan memberikan permainan yang lebih sulit kepada Lindaweni dibandingkan Vu Thi. Pasalnya, kualitas dan peringkat Okuhara jauh lebih baik dari Vu Thi. Okuhara adalah peringkat keenam dunia. Ia pun memiliki rekor yang bagus atas Lindaweni.

Keduanya sudah bertemu lima kali dan Okuhara merangkai tiga kemenangan. Pertemuan terkini terjadi di All England 2016. Kala itu, Okuhara menang telak atas Lindaweni 21-11, 21-10. Sedangkan dua kemenangan Lindaweni didapat pada 2012.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya