SKK Migas Dorong Pertamina Terlibat Pengelolaan Blok Masela

Pemerintah ingin Pertamina dapat masuk mengelola blok Masela sebelum masa kontrak operasi habis 2028.

oleh Pebrianto Eko Wicaksono diperbarui 24 Mar 2016, 20:30 WIB
Setelah sempat tertunda peluncurannya, PT Pertamina (Persero) secara mantap akan meluncurkan varian BBM terbaru Pertalite pada 24 Juli 2015 mendatang, Jakarta, Rabu (22/7/2015). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akan melibatkan PT Pertamina (Persero) untuk mengelola Blok Masela, Maluku.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengatakan, SKK Migas telah mempertemukan Pertamina dengan kontraktor Blok Masela yaitu Inpex Corporation untuk menjajaki kemungkinan keterlibatan Pertamina dalam me‎ngelola blok gas abadi tersebut.

"‎SKK Migas arrange pertemuan Inpex dgn Pertamina untuk pertemuan awal sebagai pembicaraan nanti apabila Pertamina mungkin masuk ke blok Masela‎," kata Amien, di Kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis (24/3/2016).

Amien menuturkan, selain ikut mengelola Blok Masela, Pertamina memiliki potensi‎ sebagai penjual gas yang diproduksi dari Blok tersebut ke dalam negeri. Hal itu karena Pertamina memiliki potensi sebagai penjual gas dalam negeri.

"Komunikasi kedua strategic allience Masela butuh market domestik, Pertamina pihak yang punya potensi besar yang melayani market domestik," tutur Amien.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja mengungkapkan, Pemerintah menginginkan Pertamina bisa masuk mengelola blok Masela sebelum masa kontrak operasi habis 2028‎. Saat inimembahas mekanisme agar bisa terlibat mengelola blok Masela.

"Tentang Pertamina masih dibahas apakah mereka masuk pakai mekanisme farm in. Kita harapkan sih Pertamina (sebelum 2028) ada di dalam," ujar Wiratmaja. (Pew/Ahm)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya