Baku Tembak di Brussels Tewaskan Seorang Terduga Teroris

Sebuah operasi polisi dalam skala besar diluncurkan dengan melibatkan helikopter yang terbang di atas lokasi penyerangan.

oleh Rinaldo diperbarui 16 Mar 2016, 03:14 WIB
Operasi anti-terorisme Kepolisian Belgia di Brussels menewaskan seorang terduga teroris, Selasa (15/3/2016) waktu setempat. (Reuters)

Liputan6.com, Brussels - Satu tersangka teroris ditembak mati dan 2 lainnya masih buron menyusul operasi melawan terorisme di Kota Brussels, Belgia. Para tersangka dikatakan telah dikepung di sebuah flat setelah sebelumnya melepaskan tembakan ke arah polisi. 4 Petugas keamanan Belgia terluka dalam baku tembak di selatan Brussels itu.

Eric Van Der Sypt, juru bicara Jaksa Federal Belgia mengatakan, polisi melancarkan serangan penuh sepanjang operasi pada Selasa petang waktu setempat.

"Operasi ini masih terkait dengan penyelidikan serangan teror di Paris," ujar dia seperti dikutip The Guardian, Rabu (16/3/2016).

Sebuah operasi polisi dalam skala besar kemudian diluncurkan dengan melibatkan helikopter yang terbang di atas lokasi penyerangan.

"Satu jenazah telah ditemukan selama pencarian di sebuah rumah di Rue du Dries. Identitasnya belum diketahui tetapi bisa dipastikan bukan Salah Abdeslam," kata Van Der Sypt.

Abdeslam adalah salah satu dari 2 tersangka yang masih buron setelah serangan di Paris.

 

Saat penyerangan oleh polisi, seluruh kawasan Rue du Dries dibanjiri petugas keamanan. Setiap akses jalan juga diblokir.

2 Sekolah lokal dan 2 taman kanak-kanak yang berada di lokasi tersebut juga ditutup selama beberapa jam sebelum dievakuasi oleh polisi.

Operasi skala besar yang dilakukan pemerintah Belgia ini terkait dengan aksi teror di Paris, Prancis tahun lalu yang menewaskan 130 orang. Kelompok militan ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Polisi Prancis menegaskan pihaknya juga mengambil bagian dalam operasi pada Selasa petang itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya