Denmark, Negara Terbaik untuk Ditinggali Wanita

Ada beberapa alasan mereka menyatakan hal tersebut.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 22 Januari 2016, 22:00 WIB
Ada beberapa alasan mereka menyatakan hal tersebut. (Foto: datingindenmark.blogspot.com)

Liputan6.com, London - Bagi wanita yang mengharapkan tinggal di tempat dengan tingkat keamanan yang baik, pendapatan yang sejajar dengan laki-laki, serta persamaan gender, bisa tinggal di Denmark. Berdasarkan US News and World Report, negara ini jadi yang terbaik bagi wanita untuk ditinggali.

Baca Juga

  • 3 Perusahaan Ini Berikan Cuti Melahirkan Terbaik di Dunia
  • Negara Terburuk dan Terbaik untuk Pria Lajang
  • Ahli Kesehatan Negara Barat Anjurkan Wanita Melahirkan di Rumah

Fakta ini ditemukan setelah melakukan survei terhadap 7.000 wanita. Mereka diminta menilai mengenai kesetaraan gender, kesetaraan pendapatan, serta tingkat keamanannya seperti dikutip dari laman Independent, Jumat (22/1/2016).

Kampanye Spies di Denmark untuk menggiatkan ovulasi pasangan muda (sumber dari cuplikan video Spies Denmark)

Memang Denmark memiliki pajak yang tinggi, masa musim dingin yang panjang, dan matahari terbenam sebelum pukul 16.00, namun tingkat kebahagiaan mereka tinggi terkait penghasilan, persamaan gender, dan keamanan.

Tak cuma itu, berbagai keuntungan lain juga dirasakan wanita yang tinggal di negara ini. Mengenai kesehatan dan pendidikan tak perlu pusing, karena keduanya gratis. Lalu, ada juga promosi persamaan gender. Negara ini juga dikenal memiliki kebijakan cuti yang paling fleksibel di Uni Eropa.

Di bawah Denmark, Swedia menjadi negara terbaik kedua untuk ditinggali wanita. Disusul Belanda, Selandia Baru, Jerman, Inggris, dan Austria.

Di urutan terbawah ada Aljazair dan Pakistan. Dua negara tersebut dikritik terkait dengan perlakuan yang tidak sejajar terhadap wanita.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya