Lion Air Alami Masalah Tekanan Udara di Surabaya, Ini Kata Menhub

Pesawat sempat terbang selama 15 menit, namun pilot memutuskan kembali ke bandara karena gangguan teknis.

oleh Yusron Fahmi diperbarui 24 Des 2015, 03:04 WIB
Ignasius Jonan saat memberikan sambutan dalam acara Sertijab Menteri Perhubungan, Jakarta, Kamis (30/10/2014). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Gangguan teknis yang dialami pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT571 rute Surabaya-Jakarta dianggap wajar oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan. Ia hanya mengimbau maskapai penerbangan itu untuk mengganti komponen yang mengalami kerusakan.

"Kalau tekanan udara itu (masalah) teknikal ya, beberapa komponen harus diganti tapi tidak apa," ucap Jonan saat ditemui di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Rabu 23 Desember 2015.


Sebelumnya, Lion Air penerbangan rute Surabaya-Jakarta terpaksa harus kembali ke Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur akibat gangguan tekanan udara dalam kabin pesawat, Selasa 22 Desember.

Pesawat sempat terbang selama 15 menit, namun pilot memutuskan kembali ke bandara karena gangguan teknis. Setelah menjalani perbaikan, pesawat akhirnya diizinkan terbang kembali.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya