Sukses

Gunung Ruang Erupsi, 40 Penerbangan Lion Group Dibatalkan

Lion Group telah menginformasikan kepada semua penumpang terkait dengan pembatalan penerbangan di dua bandara akibat erupsi Gunung Ruang dan akan mengakomodasi permintaan perubahan jadwal penerbangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi penumpang yang terdampak.

Liputan6.com, Jakarta - Notice to Airmen (NOTAM) nomor A1010/24 NOTAMR A1009/24 yang dikeluarkan oleh Airnav Indonesia memperpanjang penutupan operasional Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi di Manado selama 12 jam hingga 19 April pukul 18.00 WITA. Penutupan ini dampak erupsi Gunung Ruang yang terletak di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara.

Dengan adanya penutupan Bandara Sam Ratulangi tersebut, penerbangan sejumlah maskapai dibatalkan. Lion Group menginformasikan pembatalan sementara semua penerbangan dari dan menuju Bandara Sam Ratulangi serta Bandara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara (TTE) tersebut akibat erupsi Gunung Ruang.

 

"Keputusan ini untuk mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first),"kata Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis, Jumat (19/4/2024).

 

Danang pun merincikan detail Penerbangan Lion Group Terdampak:

1. Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi:

  • Penutupan sementara bandar udara.
  • Total ada 27 penerbangan yang dibatalkan. Tujuannya meliputi kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar, serta beberapa kota lainnya seperti Ambon, Gorontalo, Kao, dan Ternate. 

2. Bandar Udara Sultan Babullah:

  • Ruang udara, yang merujuk pada jalur-jalur atau wilayah di atmosfer tempat pesawat terbang beroperasi, dapat dipengaruhi oleh abu vulkanik.
  • Total 13 penerbangan ke berbagai tujuan termasuk Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Ambon harus dibatalkan karena kondisi ini.

Kedua bandara ini mengalami gangguan karena abu vulkanik dari erupsi Gunung Ruang, yang berisiko untuk penerbangan.

Lion Group telah menginformasikan kepada semua penumpang terkait dengan pembatalan ini dan akan mengakomodasi permintaan perubahan jadwal penerbangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi penumpang yang terdampak.

Lion Group terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dan mengikuti perkembangan situasi. Operasional penerbangan akan kembali beroperasi normal setelah bandar udara tujuan dinyatakan aman dan memenuhi kualifikasi standar keselamatan penerbangan.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Mengapa Abu Vulkanik Berbahaya bagi Penerbangan?

Abu vulkanik sangat berbahaya bagi penerbangan karena beberapa alasan utama:

  • Partikel abu yang keras dan tajam dapat mengikis dan merusak permukaan pesawat, termasuk kaca kokpit, yang mengganggu visibilitas dan aerodinamika.
  • Abu vulkanik yang masuk ke dalam mesin dapat meleleh dan mengeras, yang mengganggu fungsi mesin dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada mesin.
  • Partikel abu bisa menyebabkan kerusakan pada sistem elektronik dan navigasi pesawat karena sifat konduktif dan abrasifnya.
  • Abu di atmosfer akan mengurangi visibilitas, yang sangat berisiko selama proses lepas landas dan pendaratan.
  • Abu tebal pada landasan pacu dapat mengurangi pergerakan/ gaya gesekan roda pesawat dan menyumbat sistem di bandar udara.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.