Putus Cinta, Polisi Tembak Kepalanya Sendiri

Brigadir Polisi Dua (Bripda) Ricky Ricardo menembak kepalanya di depan rumah adat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

oleh Eka Hakim diperbarui 02 Des 2015, 19:15 WIB
Bunuh diri (ilustrasi).

Liputan6.com, Makassar - Brigadir Polisi Dua (Bripda) Ricky Ricardo tewas bunuh diri. Dia menembak kepalanya sendiri di depan rumah adat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (2/12/2105).

Anggota Satuan Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Mamuju itu diduga bunuh diri akibat ada perselisihan dengan pacarnya yang juga anggota Polri. Kekasihnya yang bertugas di Polsek Kalukku, Polres Mamuju, itu bernama Brigadir Polisi Dua (Bripda) Fitria.

Kapolres Mamuju, AKBP Eko Wagiyanto, dikonfirmasi via telepon membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan nyawa Bripda Ricky tak tertolong setelah ia dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.


"Jadi, usai kejadian korban dilarikan ke UGD RS Mitra Manakarra Kabupaten Mamuju dalam keadaan kritis. Setelah itu dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar. Tapi dalam perjalanan, tepatnya di Kabupaten Polman, korban meninggal dunia," ucap Eko.

Eko mengatakan Ricky bunuh diri diduga karena ada persoalan pribadi. "Motifnya karena ada masalah pribadi," ujar dia.

Kejadian ini berawal sekitar pukul 10.45 WITA di Jalan K.S. Tubun Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Sepasang kekasih dari kepolisian itu berselisih di dalam mobil Honda Brio bernomor polisi DC 37 RR berwarna oranye.

Perselisihan itu terjadi lantaran Bripda Fitria memutuskan hubungan asmaranya dengan Bripda Ricky. Alasannya, hubungan keduanya tidak direstui oleh orang tua Fitria.

Bripda Ricky mengambil senjata dinas jenis revolver yang dibawanya, lantas dia  menembak kepalanya sendiri.**

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya