Kabut Asap Ganggu Pariwisata Palembang

Jembatan Ampera dan Plaza Benteng Kuto Besak terkena dampaknya.

oleh Ahmad Apriyono diperbarui 08 Sep 2015, 18:31 WIB
Jembatan Ampera diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan.

Liputan6.com, Jakarta Palembang sebagai ikon wisata Sumatera Selatan kini tengah dirundung duka. Pasalnya kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan masih menyelimuti kawasan tersebut. Jembatan Ampera dan Plaza Benteng Kuto Besak sebagai pusat dari kegiatan pariwisata di Palembang mendapat dampak yang paling besar.

Nanna, salah seorang dari komunitas Backpacker Indonesia chapter Palembang, saat dihubungi tim Liputan6.com, Selasa (8/9/2015) mengungkapkan, meski masih diselimuti kabut asap dampak dari kebakaran hutan, wisatawan yang berkunjung ke Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak masih ada, namun jumlahnya memang tidak sebanyak biasanya.

Lebih jauh Nanna mengungkapkan, “Pagi sama sore kabut asap jadi lebih pekat, kita aja biasa dari pangkal Jembatan Ampera bisa liat tiang kedua dengan jelas, tapi sekarang enggak.”

Jembatan Ampera diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan.

Untuk mengantisipasi dampak dari kabut asap yang menyelimuti Palembang, Komunitas Backpacker Indonesia chapter Palembang melakukan penggalangan dana untuk kegiatan bakti sosial dengan membagikan masker kepada masyarakat Palembang.
“Berhubungan kabut asap ini terjadi di Palembang, kita mulai gerakin ini di Palembang. Tapi kalau hasil donasinya lebih dari cukup, kita mau share ke kota-kota lainnya yang juga bernasib sama,” ujar Nanna.

Sebelumnya, menurut pantauan satelit Modis dari NASA pada Selasa (1 September), di Sumatera ada 198 titik panas yaitu di Jambi 59, Lampung 3, Sumbar 7, Sumsel 46, Riau 82 dan Sumut 1. Sedangkan di Kalimantan ada 591 titik panas yaitu Kalbar 74, Kalsel 30, Kalteng 313, Kaltim 138, dan Kaltara 36. (Ibo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya