El Capitan, OS Terbaru Apple Untuk Mac

Apple akhirnya resmi memperkenalkan sistem operasi (OS) teranyar untuk Mac, OS X El Capitan. Apa saja fitur barunya?

oleh Jeko I. R. diperbarui 09 Jun 2015, 11:30 WIB
Apple akhirnya resmi memperkenalkan OS terbaru Mac, OS X El Capitan

Liputan6.com, Jakarta - Apple tengah gencar mengembangkan OS X untuk perangkat Mac secara berkala dalam beberapa tahun terakhir. Pada pagelaran WWDC 2015 (Worldwide Developers Conference) yang dihelat semalam, Apple resmi memperkenalkan OS X terbarunya.

Kali ini, OS X 10.11 tersebut bernama El Capitan. OS penerus generasi OS Yosemite ini menghadirkan beberapa upgrade besar-besaran dari segi performa dan juga kecepatan kinerja.

Pun begitu, sepertinya OS El Capitan kali ini tidak mendompleng segi antarmukanya. Bisa dibilang, antarmuka OS anyar Apple kali ini serupa dengan tampilan antarmuka OS Yosemite.

Seperti yang dikutip laman Wired, Selasa (9/6/2015), pihak Apple memastikan bahwa OS El Capitan kali ini tentunya akan tampil lebih `bersih` dan begitu apik. Bahkan, beberapa fitur baru pun diperlihatkan pada saat presentasi OS El Capitan di WWDC 2015. 

Berikut beberapa pembaruan yang tersedia di sistem operasi (OS) El Capitan.

  • Spotlight 

    Apple telah mengubah kinerja mekanisme pencarian data dan dokumen di El Capitan, dimana pengguna akan lebih mudah mencari apapun dengan bahasa kontekstual yang lebih nyata dan `luwes`.

    Contohnya, ketika Anda ingin mencari pesan yang Anda lupa baca di inbox, Anda hanya cukup mengetik `Mail I ignored` atau `pesan yang saya lupakan` di search bar Spotlight tersebut. 

  • Built-in Apps

    Update yang hadir di Mail dan browser Safari dengan beberapa perubahan minor.
  • Windows Management

    Apple akhirnya membuat Mission Control di El Capitan lebih halus dan sederhana serta menghadirkan fitur tab untuk pop-ups di aplikasi full screen. Anda juga bisa membuat layar terbelah dalam mode split views di Mission Control.
  • Hardware Performance

    OS El Capitan diklaim sebagai OS yang berfokus ke performa optimal yang dapat menghadirkan peningkatan sebanyak 70 persen di CPU ketika melakukan kemampuan me-render game 3D.

(jek/isk)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya