Bendung Katulampa Normal, Warga Bantaran Ciliwung Diminta Waspada

Volume air yang mengalir di Sungai Ciliwung saat ini diperkirakan sebanyak 30 ribu liter per detik.

oleh Bima Firmansyah diperbarui 13 Feb 2015, 09:32 WIB
Bendung Katulampa Bogor statusnya normal (Liputan6.com/ Bima Firmansyah)

Liputan6.com, Bogor - Tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat terus menurun hingga ke angka 40 cm atau dalam status normal pagi ini. Tinggi muka air di Bendung Katulampa sempat mencapai 110 cm atau Siaga III pada Kamis 12 Februari 2015 siang.

Kepala Mercu Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan, sejak Kamis sore pukul 16.00 WIB kemarin, tinggi muka air turun dari 110 cm menjadi 80 cm dan pukul 20.00 WIB berkurang kembali di angka 60 cm dan pada Jumat dini hari pukul 01.00 WIB menjadi 40 cm.

"Kondisi sekarang sudah normal. Hujan terus menerpa wilayah Puncak selama 3 jam lamanya membuat volume air Sungai Ciliwung bertambah," ungkap Andi saat dihubungi di Bogor, Jumat (13/2/2015).

Volume air yang mengalir di Sungai Ciliwung saat ini diperkirakan sebanyak 30 ribu liter per detik. "Debit air di aliran Sungai Ciliwung tersebut akan tiba di Jakarta 12 jam kemudian. Untuk itu warga yang berada di bantaran sungai untuk berhati-hati dengan kondisi saat ini," jelas dia.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan penjaga pintu air di kawasan Puncak dan di Depok untuk terus memantau kenaikan volume air di aliran Sungai Ciliwung.

Kondisi cuaca saat ini di wilayah Puncak dan sekitarnya berawan. Berdasarkan data dari Bendung Katulampa, pantauan ketinggian air di Pemantau Panus, Depok yaitu 140 cm atau status normal dan di Pintu Air Manggarai terpantau 640 cm atau status normal.

"Diimbau kepada warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung untuk tetap berhati-hati dan antisipasi terhadap naiknya tinggi muka air di Bendung Katulampa," pungkas dia. (Mvi/Sss)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya