SDA: Kehadiran PPP di Paripurna RUU Pilkada Harus Maksimal

Ketua Umum PPP Suryadharma Ali menyambangi ruang fraksi partainya di Gedung Nusantara I DPR menjelang penentuan nasib RUU Pilkada.

oleh Taufiqurrohman diperbarui 25 Sep 2014, 14:02 WIB
Suryadharma Ali (Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan) (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (SDA) menyambangi ruang fraksi partainya di Gedung Nusantara I DPR menjelang ditentukannya nasib Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) melalui rapat paripurna DPR.

SDA mengatakan, kehadirannya di Fraksi PPP tersebut untuk silaturahmi dengan anggota DPR asal PPP. Dia ingin memastikan PPP tetap pada pendirian mendukung pemilihan kepala daerah tidak langsung dalam sidang Paripurna.

"Tingkat kehadiran PPP dalam sidang paripurna pengesahan RUU Pilkada harus semaksimal mungkin. Saya harap ketua fraksi menghadirkan seluruh anggota DPR dari PPP dalam sidang tersebut," kata SDA di Ruang Fraksi PPP, Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2014).

Suryadharma menuturkan, anggota DPR dari PPP sebanyak 38 orang untuk periode 2009-2014. Tidak semuanya bisa hadir dalam rapat karena 5 orang berhalangan dengan berbagai alasan.

"Ada anggota kami yang menjadi menteri dan belum sempat diganti, ada yang ke luar negeri dan lainnya. Saya harap 33 orang anggota kami hadir," tutur SDA.

Menurut Suryadharma, sikap partainya jelas mendukung pilkada tidak langsung. Sebab partainya berpandangan, pilkada langsung lebih banyak mudaratnya dibandingkan pilkada melalui DPRD.

"Pilkada langsung dari segi biaya membutuhkan dana besar, potensi konflik sosial juga besar. Dalam pengalaman pilkada langsung, banyak kepala daerah tersangkut korupsi," tandas SDA. (Sun)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya