Dunia 60 Detik

Demo pelajar di Venezuela memprotes penghapusan pembatasan masa jabatan pejabat pemerintah berakir rusuh. Sementara itu, pengadilan Cina memvonis mati dua pengusaha susu bermelamin.

oleh Liputan6 diperbarui 22 Jan 2009, 23:18 WIB

Warga Protes Referendum Masa Jabatan Presiden

Liputan6.com, Caracas: Upaya Presiden Venezuela Hugo Chavez menghapus pembatasan masa jabatan pejabat pemerintah terus mendapat protes. Para demonstran menuding Chavez berusaha menjadi presiden seumur hidup. Unjuk rasa pelajar dan mahasiswa dalam dua hari terakhir berakhir ricuh. Namun tak ada korban jiwa.

Rencananya referendum amandemen konstitusi itu digelar 15 Februari mendatang. Chavez mengklaim amandemen kedua ini diperlukan agar ia tetap memimpin Venezuela menuju negara sosialis.

Dua Terdakwa Skandal Susu Dihukum Mati

Shijiazhuang: Pengadilan Cina tak main main dalam mengadili terdakwa kasus susu terkontaminasi yang merebak tahun lalu dan menewaskan enam bayi. Dua terdakwa dijatuhi hukuman mati. Tian Wenghua yang berusia 66 tahun, mantan general manajer di perusahaan Sanlu Group Co yang terkait skandal susu terkontaminasi melamin dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Tiga orang mantan petinggi perusahaan Sanlu group lainnya dijatuhi hukuman antara 5 hingga 15 tahun penjara. Total ada 21 terdakwa yang dijatuhi hukuman.

 

Krisis Politik, Ribuan Warga Zimbabwe Mengungsi

Musina: Krisis politik dan kemanusiaan di Zimbabwe memaksa ribuan warga mengungsi ke kota Musina di perbatasan Afrika Selatan. Menurut Direktur Unicef Ann Veneman, warga Zimbabwe terancam kelaparan dan wabah kolera. Di antara warga ada sekitar seribu anak tanpa orangtua di Musina. Anak-anak ini terancam tidak dapat bantuan karena kesulitan mendapatkan bantuan karena tidak adanya dokumen perlindungan bagi mereka.(IAN)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya