Liputan6.com, Bantul - Bagi sebagian anak-anak, binatang melata atau reptil kerap menimbulkan rasa takut dan jijik. Sebuah taman kanak-kanak di Bantul, Yogyakarta, ingin menghilangkan stigma itu dengan cara pengenalan reptil sejak dini.
Sementara itu, kulit pisang yang biasanya hanya dibiarkan menjadi limbah, disulap oleh siswa SMA Negeri 1 Blora, Jawa Tengah menjadi makanan dodol yang lezat. Selain mendatangkan uang, inovasi tersebut juga bisa untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1381468/original/004178700_1477092617-belajar_bersama_reptil.jpg)