Benarkan Main HP Sambil Dicas Berbahaya?

Mitos terkait menggunakan HP sembari dicas bisa membahayakan baterai sudah menyebar luas. Apakah benar atau tidak?

Diterbitkan 04 Agustus 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penggunaan HP kini sangat masif bahkan ketika sedang mengisi daya, biasanya ponsel akan tetap dimainkan. Selain pengisian daya dengan kabel, terkadang juga menggunakan power bank, sehingga tetap dapat mengisi daya sembari memainkan ponsel kapan pun dan di mana saja.

Menjawab pertanyaan mengenai apakah akan berimbas pada masa pakai baterai, menggunakan ponsel sambil dicas umumnya tidak akan memengaruhi masa pakai baterai. Meskipun ponsel kamu akan lambat saat melakukan pengisian daya sekali pun.

Dilansir Engadget, Selasa (4/8/2026), hal tersebut sebagian besar berkat teknologi pengisian bypass dan pembuangan panas.

Cara Kerja Pengisian Bypass

Dengan pengisian bypass, ketika kamu mencolokkan HP ke kabel cas dan tetap menggunakannya, ponsel akan mengalihkan sumber daya dari pengisian ke pengoperasian aplikasi, sehingga seperti seolah-olah berhenti mengisi daya.

Fitur ini membantu menjaga baterai ponsel dari panas yang bisa merusak. Menggunakan ponsel untuk aktivitas intensif seperti bermain game berpotensi membuat ponsel panas berlebih, sehingga fitur ini mencegah hal tersebut terjadi.

Kekurangannya adalah saat mencabut kabel cas setelah menggunakan ponsel untuk aktivitas berat, persentase baterai kemungkinan tidak banyak berubah. Dikarenakan daya listrik mengalir langsung ke perangkat guna mendukung aktivitas berat kamu dan bukan ke baterai.

Fitur pengisian bypass awalnya tersedia di ponsel Sony Xperia 1 II pada 2020 dengan nama Heat Suppresion Power Control. Namun, kini telah hadir pada banyak ponsel pintar.

Sebagai catatan, iPhone belum mendukung pengisian bypass. Bahkan tanpa fitur ini, ponsel kamu akan mengisi daya lebih lambat jika sambil digunakan. Ketika ponsel mulai memanas, berhenti menggunakannya demi menghindari kerusakan baterai.

Akan tetapi, kebanyakan ponsel saat ini memiliki manajemen baterai canggih dan sistem pembuangan panas untuk membantu mengatur suhu secara keseluruhan.

Meskipun bukan sesuatu yang buruk untuk ponsel kamu, pencegahan tetap perlu dilakukan. Gunakan saat kamu perlu mengecek atau melakukan hal-hal penting saja dan perhatikan suhu pada ponsel. Tidak perlu khawatir, karena ponsel kamu hanya tidak akan mengisi daya dengan kecepatan normal.

Mitos Lainnya

Mitos menggunakan ponsel saat pengisian daya merupakan salah satu dari sekian banyak mitos mengenai pengisian daya baterai. Mitos lainnya adalah larangan membiarkan ponsel tetap terhubung ke pengisi daya sepanjang malam.

Mitos tersebut tidak benar, karena ponsel kamu tidak akan mengalami pengisian daya berlebih. Semua ponsel terbaru sudah dilengkapi sistem perlindungan untuk menghentikan pengisian daya begitu baterai mencapai 100 persen.

Bahkan, banyak ponsel yang mampu mempelajari kebiasaan pengguna dan mengoptimalkan pengisian dengan lambat agar saat bangun pagi baterai sudah penuh.

 

Ini Faktanya

Selain itu, kamu juga tidak perlu menunggu baterai ponsel kamu habis untuk dicas. Faktanya, demi meningkatkan masa pakai baterai, kamu lebih baik mengisi daya saat ponsel berada di 20 hingga 80 persen, alih-alih menghabiskan baterai sepenuhnya terlebih dahulu.

Intinya, menggunakan ponsel ketika dicas tidak seharusnya merusak baterai kecuali hal itu menyebabkan suhu ponsel menjadi terlalu panas. Meski demikian, ada baiknya membatasi penggunaan.

Namun, hal ini bertujuan agar pengisian daya berlangsung secepat mungkin dan bukan semata-mata melindungi baterai itu sendiri.