Bangun Data Center, XL Tiru Sistem Google

Sistem data center yang dibangun XL itu serupa dengan yang diterapkan perusahaan situs pencarian raksasa dunia, Google Inc.

Diterbitkan 01 November 2013, 16:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

PT XL Axiata Tbk telah membangun fasilitas data center sebagai perluasan model bisnisnya. XL membuka fasilitas data center dengan luas sekitar 4 ribu meter persegi untuk disewa ke publik.

Beberapa kota di Indonesia dipilih XL sebagai lokasi tempat data centernya berdiri. Kota yang telah disambangi oleh data center XL antara lain Surabaya, Jakarta, Cibitung, Bandung dan Pekanbaru.

"Data center kami dibangun di beberapa wilayah di Indonesia untuk mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin terjadi," ungkap Arkav Juliandri, General Manager M2M & Cloud XL yang ditemui tim Tekno Liputan6.com di Airman Restaurant, Jakarta.

XL membangun data center dengan sistem mirorring terpadu. Menurut Arkav, sistem yang dibangun XL serupa dengan yang diterapkan perusahaan situs pencarian raksasa dunia, Google Inc.

"Kami pakai sistem ring dan mirorring supaya tetap aman dalam berbagai kondisi. Pembangunan data center ini serupa dengan milik Google, bedanya mereka antar negara, kami masih antar propinsi," klaim Arkav.

Google memang telah mempunyai fasilitas data center yang terkoneksi di beberapa negara besar seperti di Amerika, Finlandia, Belgia dan Chili. Tiga data center di Asia berada di HongKong, Singapura, dan Taiwan.

Fasilitas data center yang dimiliki XL disebutkan telah masuk dalam kategori 'tier 3' dengan klasifikasi redundan pada pasokan daya dan koneksi komunikasi data yang dilengkapi cadangan berlapis. Selain itu, keamanannya teruji dengan kesiapan pencegah bahaya kebakaran, gempa bumi, peluru, serta piranti keamanan fisik.

Perusahaan yang tengah berusaha menyelesaikan proses akuisisi dengan Axis ini mengaku bahwa fasilitas data center yang dimiliki XL merupakan terbesar ketiga di Indonesia setelah Telkomsigma dan Biznet.

Arkav pun menyebutkan setidaknya terdapat 20 perusahaan yang telah mempercayakan datanya pada XL. Perusahaan tersebut merupakan korporasi berskala internasional, perusahaan multinasional, e-commerce dan juga perusahaan manufaktur.

Lebih lanjut Arkav menambahkan XL akan terus mengembangkan bisnis data center yang dimilikinya. XL menargetkan di tahun 2014 telah memiliki fasilitas data center seluas 8000 meter persegi.

Fasilitas data center yang dibangun XL diharapkan bisa membantu program pemerintah untuk menggunakan data center dalam negeri. Langkah tersebut diprediksi bisa mengifienkan pengeluaran dana ke pihak asing. (den/dew)