Isu pemecatan pegawai belakangan ini memang sedang menghantui industri game secara global. Setelah pada bulan April lalu studio game Electronic Arts (EA) memecat hampir seribu karyawannya, kini giliran produsen konsol game ternama asal Jepang, Nintendo yang diterpa rumor pengurangan pegawai.
Kondisi keuangan Nintendo yang tak kunjung membaik, serta gagalnya penjualan konsol game portabel Wii U membuat pembesut judul game populer Mario Bross ini diisukan bakal memecat sejumlah pegawainya. Namun, kabar itu secara tegas dibantah oleh Vice President Nintendo Satoru Iwata.
Dilansir laman Polygon, Senin (8/7/2013), pada sebuah wawancara dengan para investor Iwata mengungkapkan, meski didera kerugian yang tidak sedikit karena kegagalan Wii U, perusahaannya sama sekali tidak terpikir untuk mengurangi jumlah karyawan.
"Jika kita mengurangi jumlah karyawan demi keuntungan finansial dalam waktu dekat, maka hal itu hanya akan menurunkan moral karyawan, dan mereka tidak akan bisa lagi membuat produk yang menarik," jelas Iwata.
Jika beberapa perusahaan lain mengumumkan rencana restrukturisasi untuk memperbaiki hasil keuangan mereka dengan melepaskan sejumlah pekerja, menurut Iwata di Nintendo strategi itu tidak akan efektif dilakukan.
"Setiap pekerja memberikan kontribusi di area mereka masing-masing, jadi saya percaya bahwa pengurangan tenaga kerja tidak akan memperkuat bisnis Nintedo dalam jangka panjang," tuturnya lagi.
Lebih lanjut Iwata menjelaskan, dibandingkan harus memecat sebagian karyawannya, Nintendo lebih memilih berhemat dengan melakukan riset dan pengembangan produk yang lebih spesifik.
Langkah 'heroik' yang diperlihatkan pimpinan Nintendo ini memang bukan untuk yang pertama kalinya. Di tahun 2011 silam, Iwata beserta sejumlah anggota dewan pimpinan Nintendo rela memotong gajinya hingga 50 persen. (dhi/dew)
Masuki Masa Sulit, Presiden Nintendo Tolak Pecat Pegawai
Kondisi keuangan Nintendo yang tak kunjung membaik, serta gagalnya penjualan konsol game portabel Wii U cukup menyusahkan Nintendo.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/44200/original/satoru-iwata-130708b.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385628/original/052784000_1793262302-Screenshot_2026-10-29_145400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385832/original/052292900_1793271387-Bimas_Hindu_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385643/original/061071200_1793262745-cek_fakta_bpjs_kopdes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2850184/original/025848000_1562812877-dedicated-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5097422/original/008523200_1737084959-Nintendo_Switch_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5574586/original/035494800_1777968360-petar-qjEz9QmqeG4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321504/original/087164600_1786445019-20260811_120705.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321352/original/095911900_1786439685-PXL_20260811_031106675.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258803/original/068662500_1781411727-Super_Mario_Bros_03.jpg)