Layanan B2B Flip Catat Pertumbuhan 5 Kali Lipat, Dorong Efisiensi Lewat Teknologi

Flip for Business catat pertumbuhan GMV hingga 5x lipat di tengah tekanan ekonomi. Ada lebih dari 1.000 perusahaan telah memanfaatkan layanan ini.

Diterbitkan 04 Juli 2025, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Flip, sebagai salah satu perusahaan fintech Indonesia, mencatat pencapaian signifikan pada lini bisnis B2B mereka, Flip for Business. Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tekanan, Flip for Business justru tumbuh pesat.

Dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat (3/7/2025), Flip for Business mencatat peningkatan Gross Merchandise Value (GMV) hingga lima kali lipat secara tahunan (YOY) dari kuartal I 2023 ke kuartal I 2024.

Capaian ini tidak lepas dari 1.000 perusahaan lintas sektor yang mempercayakan proses disbursement mereka kepada Flip. Perusahaan itu mencakup institusi keuangan, startup teknologi, ritel besar, hingga penyedia layanan gaya hidup. 

Pertumbuhan ini menegaskan relevansi dan keunggulan solusi finansial yang ditawarkan Flip bagi dunia usaha Indonesia.

"Dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan solusikeuangan yang lebih efisien dan fleksibel bagi pelaku usaha terlebih dalam situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian, Flip for Business hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut," tutur Co-Founder Flip Rafi Putra Arriyan. 

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Digital

Menurut Rafi, sejak awal, Flip hadir lebih dari sekedarlayanan transfer uang, melainkan sebagai ekosistem keuangan terintegrasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. 

"Lewat biaya yang jauh lebih rendah, infrastruktur yang andal, dan tanpa syarat minimum penggunaan, kami berharap kehadiran Flip for Business mampu membantu bisnis dari semua ukuran untuk mengelola transaksi dan operasional keuangannya dengan lebih baik," tutur Rafi. 

Terlebih, di tengah keterbatasan akses keuangan yang masih dirasakan pelaku usaha, Flip for Business hadir sebagai alternatif nyata.

Layanan ini menawarkan penghematan biaya hingga 70 persen dibandingkan metode konvensional seperti virtual account atau sistem perbankan tradisional.

Selain itu, tanpa ada biaya pendaftaran dan tanpa syarat minimum volume transaksi, Flip membuka akses bagi semua skala bisnis, baik bstartup tahap awal maupun perusahaan besar.

Jawab Tantangan Pelaku Bisnis

Laporan Indonesia Economic Prospects 2024 dari Bank Dunia menunjukkan 29 persen  pelaku UMKM menyebut akses keuangan sebagai hambatan utama, sedangkan 34 persen menghadapi kendala administratif dan perpajakan.

Untuk itu, Flip for Business tampil sebagai jawaban praktis untuk tantangan-tantangan tersebut. Keberhasilan Flip for Business pun tak lepas dari infrastruktur teknis yang stabil.

Dalam 12 bulan terakhir, layanan ini mencatat tingkat keberhasilan transfer yang konsisten tinggi. Dukungan tim pelanggan yang responsif dan berpengalaman turut menjaga kelancaran operasional para pengguna.