Sukses

Platform Esports Kohai Infiniti Rilis Aplikasi Versi Beta di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Platform esports Kohai Infiniti mengumumkan perilisan aplikasi versi Beta mereka di Indonesia. Platform ini sendiri mempertemukan para gamer untuk dapat bermain bersama.

Sebagai langkah awalnya memperluas layanan di Indonesia, Kohai Infiniti meluncurkan dua fitur utamanya yaitu Combat Arena dan Scrim Arena.

Fitur-fitur dalam aplikasi beta ini dirancang untuk gamer dari semua level dan kalangan, agar dapat saling terhubung dengan satu sama lain serta mendorong kemampuan mereka ke tingkat yang lebih tinggi.

Don Putu Hariswara, Country Manager of Kohai Infiniti di Indonesia, melalui siaran persnya, dikutip Jumat (18/11/2022), mengatakan mereka sangat senang bisa memperkenalkan Kohai Infiniti bagi masyarakat Indonesia.

Menurut Hariswara, perusahaan ini dibangun atas keyakinan bahwa esports bersifat inklusif dan memberdayakan.

"Kami merancang platform ini untuk menyediakan ruang bersama bahkan bagi komunitas grassroot untuk saling terhubung, meningkatkan kemampuan, dan mendapatkan pengakuan atas keterampilan mereka," ujarnya.

Kohai Infiniti menyatakan, mereka memiliki ambisi untuk memperkuat industri esports Indonesia, dengan menyediakan saran yang terbuka bagi semua gamer, agar mereka dapat terus berkembang.

Kohai Infiniti juga menyebut akan membangun ekosistem esports all-in-one yang kompetitif dan menawarkan arena bermain setara, serta memberikan kesempatan yang sama dan dapat diakses oleh seluruh tingkatan gamer, terutama yang ingin berkarir di bidang esports.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Dua Fitur Utama

Dalam aplikasi Beta-nya, Kohai Infiniti memperkenalkan dua fitur di mana terdapat perbedaaan yang bisa ditemukan oleh pemain.

Combat Arena memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam turnamen mingguan yang diselenggarakan oleh Kohai Infiniti, di mana pemenang dari setiap pertandingan akan dihitung dan dipublikasikan di papan peringkat atau leaderboards.

Setiap akhir pekan, akan ada hadiah yang diberikan kepada lima pemenang teratas.

Selain itu, melalui leaderboards, Combat Arena berfungsi sebagai platform pencarian bakat yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan peluang karir profesional.

Fitur lainnya adalah Scrim Arena, yang bisa dimanfaatkan pengguna sebagai sarana untuk melatih kemampuan secara individu dan tim, melalui pertandingan persahabatan yang tidak akan ditampilkan di leaderboards.

Fitur ini berguna sebagai ruang pelatihan bagi para gamer dari seluruh Tanah Air untuk bermain dan berkembang bersama.

Scrim Arena juga menjadi fitur terbuka bagi pengguna untuk bermain dan berlatih dengan pengguna lainnya dari berbagai negara yaitu Malaysia, Singapura, dan dalam waktu dekat Filipina, dengan Asia Tenggara sebagai fokus pengembangan utamanya.

Aplikasi beta Kohai Infiniti saat ini menghadirkan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di platform tersebut. Mereka mengatakan berencana memperluas layanannya untuk para PC gamer, dengan lebih banyak game di masa depan.

3 dari 4 halaman

Pertumbuhan Esports Indonesia Raih Perhatian di Forum Internasional

Di sisi lain, pertumbuhan esports di Indonesia berhasil menyita perhatian audiens mancanegara yang hadir di Australia Indonesia Business Council (AIBC) Conference 2022.

Turut hadir dalam event tersebut adalah Kepala Bidang Hukum dan Legalitas dan juru bicara PB ESI, Yudistira Adipratama.

Dalam kesempatan itu, Yudistira menuturkan, esports merupakan sektor pasar baru dengan tingkat perkembangan tinggi yang patut dilirik Australia dan juga komunitas interanasional, terutama sebagai bagian dari perekonomian digital Indonesia yang bertumbuh pesat.

"Momentum perkembangan esports di Indonesia maupun secara global sangat positif," tutur Yudistira dalam event tersebut, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima, Senin (14/11/2022).

"Terdapat 465 juta penonton esports di seluruh dunia, naik 6,7 persen dari tahun sebelumnya, dan lebih dari 3,24 miliar pemain secara keseluruhan. Indonesia sendiri memiliki lebih dari 53 juta pemain game dan terus bertambah," imbuhnya.

Antusiasme perkembangan esports Indonesia juga digambarkan sepenuhnya dalam gelaran Indonesia Esports Summit 2022 dan Bali 14th World Esports Championships 2022 yang diadakan pada 30 November hingga 12 Desember 2022.

 

4 dari 4 halaman

Sinyal Meningkatnya Kesadaran

Menurut Yudistira, kedua gelaran itu sekaligus merupakan sinyal dari meningkatnya kesadaran seluruh pemangku kepentingan akan potensi esports untuk mendongkrak perekonomian digital. Ia juga menuturkan pemerintah Indonesia sangat suportif dalam beberapa tahun terakhir.

"Pesatnya pertumbuhan esports tentunya tidak bisa dipisahkan dari dukungan pemerintah Indonesia terhadap ekosistem game dan esports Tanah Air, antara lain melalui pengakuannya terhadap esports sebagai cabang olahraga kompetitif dalam salah satu poin pembahasan di UU Nomor 11 Tahun 2022 tentang keolahragaan," tuturnya.

Lebih lanjut Yudistira menuturkan, regulasi itu juga memperkuat peran PB ESI sebagai induk organisasi cabang olahraga yang menciptakan kepastian hukum oleh para pelaku industri esports.

Sebagai informasi AIBC Conference 2022 digelar di Darwin, Australia dengan tema 'Partnering for Growth: Stronger, Together'. Konferensi yang digelar setiap dua tahun sekali ini melibatkan pelaku usaha dan pejabat negara dari Australia maupun Indonesia.

(Dio/Isk)

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS