Sukses

WhatsApp Izinkan Pengguna Mute Seseorang di Tengah Group Call

Liputan6.com, Jakarta - WhatsApp menggulirkan sejumlah fitur baru WhatsApp dalam beberapa minggu terakhir. Salah satunya adalah kemampuan untuk membungkam kontak seseorang saat sedang dalam panggilan grup (group call).

Android Central menyebut, fitur ini bisa begitu bermanfaat dalam panggilan grup. Misalnya saat seseorang sedang bicara dan ada orang yang lupa me-mute dirinya sendiri, sehingga suara panggilan bocor.

Mengutip The Verge, Selasa (21/6/2022), fitur untuk mute seseorang di dalam panggilan grup/ group call WhatsApp ada di aplikasi meeting seperti Zoom dan Microsoft Teams. Hanya saja, di Zoom dan Microsoft Teams, orang yang bisa me-mute seseorang adalah host.

Kedua aplikasi meeting di atas tidak menawarkan fitur di mana partisipan atau pengguna individual untuk membungkam seorang pengguna tertentu selama panggilan grup berlangsung.

Nah, fitur WhatsApp ini menawarkan tingkat kontrol baru yang bisa dipakai oleh pengguna, saat berada di tengah panggilan suara grup dengan 32 anggota.

Informasi tentang fitur baru WhatsApp diungkap oleh Head of WhatsApp Will Cathcart.

"Beberapa fitur baru untuk panggilan grup, pengguna kini bisa membisukan atau mengirimkan pesan kepada orang-orang tertentu dalam panggilan (bagus jika seseorang lupa untuk me-mute suara mereka sendiri)," kata Will melalui akun Twitternya.

Lebih lanjut dalam cuitan, Will Cathcart juga menyebut, WhatsApp menambahkan indikator yang berguna, sehingga pengguna bisa melihat saat ada lebih banyak orang bergabung dalam panggilan grup.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informsasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Pengiriman Pesan dan Peringatan Saat ada yang Bergabung ke Group Call

Selain fitur mute, seperti dikatakan oleh Cathcart, WhatsApp kini memungkinkan pengguna mengirim pesan kepada orang-orang tertentu saat melakukan panggilan grup. Misalnya berisi catatan rapat untuk seseorang di dalam panggilan grup.

WhatsApp juga meluncurkan banner yang akan memperingatkan ke pengguna, ketika ada satu atau lebih dari satu orang yang bergabung dengan panggilan grup.

Terlepas dari fitur panggilan grup, WhatsApp sebelumnya juga mengumumkan, kini pengguna bisa memilih kontak mana yang bisa melihat foto profil, about, dan status terakhir terlihat. Status terakhir terlihat alias Last Seen memperlihatkan kapan terakhir seseorang aktif di WhatsApp.

Fitur-fitur ini membantu menjaga profil pengguna tetap privat dari kontak profesional atau siapa pun yang tidak diinginkan.

WhatsApp pada tahun lalu juga menyembunyikan Last Seen dari orang asing menjadi pengaturan default-nya. Sementara, awal pekan ini, WhatsApp juga meluncurkan kemampuan backup bagi pengguna Android agar bisa mentransfer riwayat percakapan ke iPhone.

3 dari 4 halaman

Transfer Riwayat Chat dari Android ke iPhone

Sebelumnya, WhatsApp menggulirkan fitur baru untuk pengaturan privasi di aplikasinya. Lewat fitur baru ini, WhatsApp menambah opsi pengaturan yang bisa dipilih pengguna.

"Untuk lebih melindungi privasi kamu secara online, kami meluncurkan opsi baru untuk pengaturan kontrol privasi kamu," tulis WhatsApp seperti dikutip dari akun Twitter-nya, Minggu (19/6/2022).

Sebelumnya, pengguna hanya bisa memilih tiga opsi privasi di aplikasi WhatsApp, yakni Everyone, My contacts, hingga Nobody. Namun, kini ada opsi keempat yakni 'My contacts except...' yang sudah tersedia di menu Privacy.

Pengaturan baru ini berlaku untuk empat info personal yang biasa ditampilkan pengguna, seperti last seen, foto profil, about, hingga status.

Pengaturan ini baru bisa diakses lewat menu Settings, Account, serta pilih menu Privacy.

Fitur baru WhatsApp tersebut sudah bisa diakses untuk pengguna di Android dan iPhone. Karenanya, bagi kamu yang ingin mencobanya bisa langsung mengakses atau melakukan pembaruan terlebih dulu.

Sebelumnya, Mark Zuckerberg baru saja mengumumkan bahwa pengguna WhatsApp sekarang dapat dengan mudah mentransfer riwayat percakapan dari ponsel Android ke iPhone.

Bos Meta yang menjalankan Facebook, Instagram, dan WhatsApp ini mengungkapkan bahwa fitur tersebut adalah fungsi yang paling banyak diminta pengguna aplikasi chatting ini.

"Kami menambahkan ke WhatsApp kemampuan untuk beralih antar ponsel dengan aman dan mentransfer riwayat obrolan, foto, video, dan pesan suara kamu antara Android dan iPhone sambil mempertahankan enkripsi ujung ke ujung," kata Mark Zuckerberg, dilansir The Sun, Sabtu (18/6/2022).

"Ini adalah fitur yang paling banyak diminta. Kami meluncurkan kemampuan beralih dari iPhone-->Android tahun lalu, dan sekarang menambahkan Android-->iPhone juga," sambungnya.

 

4 dari 4 halaman

Kerja Sama Apple-WhatsApp

Apple dan WhatsApp telah bekerja sama untuk mewujudkan fitur itu. Fitur yang telah lama ditunggu-tunggu telah menjadi salah satu pembaruan yang paling banyak diminta.

Jika memiliki ponsel Android, kamu cukup menginstal versi terbaru 'Pindahkan ke iOS dari Google Play Store'.

Fitur WhatsApp ini sudah ada, dan dirancang untuk memindahkan teks, foto, dan lainnya dari Android ke iPhone baru. Tapi sekarang sedang ditingkatkan untuk menyertakan dukungan fungsi mengalihkan pesan WhatsApp.

Kamu harus memberikan izin agar data dapat dipindahkan. Data itu kemudian akan dikemas--tetap dienkripsi dan tidak mungkin dilihat oleh Apple--kemudian dipindahkan ke iOS.

Lalu, WhatsApp dikabarkan telah merilis secara bertahap kemampuan untuk membuat grup dengan jumlah peserta hingga mencapai 512 anggota. Sebelumnya, anggota grup dibatasi sampai 256 akun.

Hal ini seperti diungkap oleh situs WABetaInfo, dikutip Minggu (12/6/2022). Sebelumnya, kemampuan untuk menambahkan hingga 512 orang di grup WhatsApp hanya diluncurkan ke sejumlah penguji secara terbatas.

Fitur ini sudah dirilis ke hampir semua pengguna pada pekan ini, dan bisa didapatkan apabila kamu memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru, baik lewat Play Store atau App Store.

(Tin/Ysl)