Sukses

Xiaomi Mau Luncurkan Mobil Listrik Massal pada 2024

Liputan6.com, Jakarta - Awal minggu ini, Xiaomi membagikan laporan keuangan terbarunya. Dari situ terungkap, departemen riset dan pengembangan Xiaomi mempekerjakan 13.919 karyawan, di mana lebih dari 500 karyawan bekerja dalam proyek mobil perusahaan.

Mengutip Gizmochina, Rabu (24/11/2021), dalam laporan terbaru hampir 14.000 karyawan di bawah departemen penelitian dan pengembangan ini setara dengan 44 persen total karyawan Xiaomi.

Raksasa teknologi asal Tiongkok ini sebelumnya  melaporkan, pihaknya telah mendaftarkan secara resmi unit mobil pertamanya.

Pendiri sekaligus CEO Xiaomi Lei Jun sekaligus memimpin divisi pengembangan mobil ini dengan lebih dari 300 karyawan.

Sekadar informasi, bisnis kendaraan merupakan divisi baru bagi Xiaomi, sementara, unit automobile kedua juga didirikan beberapa hari sebelumnya.

Laporan keuangan yang sama juga mengungkap, bisnis kendaraan listrik perusahaan berjalan dengan lancar. Mobil produksi massal pertama akan diluncurkan pada paruh pertama 2024.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Sempat Akuisisi Perusahaan Mobil

Hal ini sejalan dengan laporan sebelumnya, di mana untuk melengkapi rencana masa depan peluncuran kendaraan otonomos sepenuhnya, Xiaomi mengakuisisi startup berbasis kemudi otonom bernama Deepmotion pada Agustus 2021.

Sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai bisnis mobil Xiaomi.

3 dari 4 halaman

Laba

Sebelumnya, Xiaomi juga membagikan keterangan pers yang menyebutkan perusahaan meraih tren positif pertumbuhan pendapatan dan laba selama kuartal 3 2021.

Menurut laporan, total pendapatan perusahaan selama kuartal 3 2021 mencapai 78,1 miliar yuan, naik 8,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Xiaomi juga meraih laba bersih 5,2 miliar yuan, naik 25,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

(Tin/Isk)

 

4 dari 4 halaman

Infografis: Selamat Datang Era Mobil Listrik di Indonesia