Sukses

Clubhouse Tak Sengaja Ungkap Fitur Pesan Bernama Blackchannel

Liputan6.com, Jakarta - Clubhouse secara tidak sengaja mengungkap sebuah fitur pesan bernama Blackchannel kepada sejumlah penggunanya.

Berdasarkan sejumlah cuitan di Twitter pada Jumat lalu, Blackchannel ditujukan kepada pengguna Clubhouse untuk saling berbincang melalui teks.

Mengutip The Verge, Selasa (22/6/2021), fitur tersebut tidak dideskripsikan sama sekali dalam aplikasi yang sudah diluncurkan, mengindikasikan bahwa Clubhouse belum menghadirkannya secara terang-terangan.

Clubhouse pun segera menghapus fitur pesan Blackchannel ini begitu ketahuan telah bocor ke sejumlah pengguna.

Ketika dimintai komentar, juru bicara Clubhouse mengatakan, perusahaan selalu mengeksplorasi berbagai fitur potensial.

2 dari 3 halaman

Uji Coba

"Sebagai bagian dari proses pengembangan produk, Clubhouse secara rutin mengeksplorasi dan menguji fitur-fitur potensial. Fungsi tersebut kadang menjadi bagian dari aplikasi namun terkadang juga tidak. Kami tidak memberikan komentar terhadap fitur potensial," kata juru bicara Clubhouse.

Juru bicara juga mengungkap, para pendiri Clubhouse terkadang mendiskusikan roadmap produk Clubhouse dalam Town Hall mingguan perusahaan.

Sejauh ini masih belum jelas skala pengguliran fitur pesan Blackchannel. Namun, fitur tersebut tersedia untuk umum dalam waktu yang begitu singkat, sehingga tak bisa diukur apakah fitur pesan hanya dilihat beberapa pengguna atau bersifat beta terbatas.

 

3 dari 3 halaman

Hadir di Android

Mei lalu, Clubhouse akhirnya menepati janji untuk hadir di perangkat Android. Hal itu terbukti setelah aplikasi Clubhouse sudah ditemukan di Google Play Store.

Akhir Mei lalu, pengguna Android sudah bisa mengunduh aplikasi Clubhouse di Play Store.

Adapun aplikasi Clubhouse versi Android ini memiliki ukuran 11,71MB, sehingga terbilang tidak terlalu besar. Aplikasi ini dapat digunakan di Android 8.0 hingga versi terbaru.

Kendati sudah hadir di Android, pengguna tidak bisa langsung bergabung. Sebab, Clubhouse masih menerapkan sistem waitlist dan undangan bagi para pengguna yang ingin memakainya.

(Tin/Isk)