Sukses

Kaspersky Teken MoU dengan BSSN, Sepakat Tingkatkan Keamanan Siber Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Kaspersky dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menadatangi Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka meningkatkan kapabilitas keamanan siber Indonesia.

MoU tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengembangan kapasitas dan pengembangan institusi terkait keamanan siber di sektor pemerintah, guna memastikan keselamatan dan keamanan data publik di tengah masifnya transformasi digital.

CEO Kaspersky Eugene Kaspersky, mengatakan dunia digital Indonesia kini tengah berkembang pesat, terutama di tengah pandemi.

Kendati demikian, meningkatnya arus digitalisasi juga berarti meningkatnya kejahatan siber. Pasalnya, mereka kian terampil dan berpengalaman.

"Mempertahankan dunia siber menjadi hal krusial dampaknya terhadap perekonomian negara dan keselamatan penduduknya," kata Eugene, dalam keterangan yang diterima Tekno Liputan6.com, Selasa (15/6/2021).

Ia mengatakan, dalam rangka membangun dunia yang lebih aman dan mendukung negara memanfaatkan teknologi secara aman, Kaspersky bekerja sama dan berkontribusi meningkatkan kesadaran terkait keamanan siber dan program peningkatan kapasitas.

2 dari 3 halaman

Kolaborasi dalam Meningkatkan Keamanan Siber

MoU yang ditandatangani Kaspersky dan BSSN mencakup kolaborasi dalam berbagi pengetahuan, peningkatan kapasitas, berbagai pelatihan keamanan siber dan program bersama untuk menciptakan kesadaran siber di Indonesia.

Saat ini, tindakan preventif dan represif untuk mencegah dan mitigasi potensi ancaman kejahatan siber telah dilakukan dari sisi teknologi. Namun, potensi ancaman siber yang terus berkembang membutuhkan pendekatan lain.

Salah satunya adalah melalui user behavior, yakni pembangunan budaya kesadaran keamanan siber.

Kaspersky memandang phishing, malware, hingga serangan yang mengeksploitasi kerentanan pada perangkat kerap jadi metode serangan yang memanfaatkan perilaku pengguna dalam melancarkan aksinya.

3 dari 3 halaman

Komitmen Bersama

Kepala BSSN Hinsa Siburian mengatakan, melalui MoU ini, BSSN dan Kaspersky berupaya meningkatkan keamanan komputasi secara keseluruhan melalui komitmen terhadap keamanan, perlindungan privasi, keandalan, respons insiden, dan integritas.

"Dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut, kedua pihak diharapkan saling berkomitmen membangun kerja sama dalam penyelenggaraan keamanan siber di infrastruktur kritis sekaligus meningkatkan kapabilitas," kata Hinsa.

Kaspersky sendiri merupakan perusahaan keamanan siber dan privasi global yang memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di bidang keamanan siber.

Sepanjang kuartal pertama 2021, Kaspersky menggagalkan 9,6 juta serangan malware di internet dan hampir menginfeksi pengguna di Indonesia.

(Tin/Isk)