Sukses

Samsung Bicara Tren Smartphone 5G di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Samsung baru saja merilis smartphone kelas menengah terbarunya, Galaxy A52 dan Galaxy A72. Dalam kesempatan tersebut, Samsung Global turut menghadirkan Galaxy A52 5G.

Sayangnya untuk pasar Indonesia, perusahaan baru menghadirkan Galaxy A52 dan Galaxy A72. Sementara, smartphone 5G Galaxy A52 5G sampai saat ini belum disebut kehadirannya di Tanah Air.

Padahal salah satu kompetitor Samsung telah menghadirkan perangkat kelas menengah-atas 5G mereka di Indonesia meski teknologi internet generasi kelima tersebut belum hadir di Tanah Air.

Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Irfan Rinaldi, mengakui dalam beberapa waktu mendatang, tren smartphone sudah ke arah 5G meski penerapannya di Indonesia masih dinanti-nanti.

"Tren ponsel 5G mungkin sudah mulai hangat ya karena ekspektasinya 5G akan segera hadir. Tapi, kita juga masih menunggu terutama dari regulasi pemerintah dan operator telko (terkait kehadiran jaringan 5G)," kata Irfan, dalam acara QnA mengenai Galaxy A52 dan Galaxy A72 yang digelar melalui Zoom Webinar, Kamis (18/3/2021).

2 dari 3 halaman

Lihat Demand Konsumen Sebelum Boyong A52 5G

Lebih lanjut, Irfan mengatakan, ada banyak pertanyaan mengenai smartphone 5G dan pihak Samsung melihatnya sebagai adanya potensi demand dari konsumen terhadap smartphone 5G.

"Tentunya banyak yang pengin smartphone-nya nanti bisa 5G, karena kalau dilihat tren pengguna di Indonesia itu berganti smartphone antara 1,5 hingga 2 tahun biasanya. Mungkin mereka ingin tahun depan ada 5G, mereka sudah ada pikiran bahwa smartphone barunya akan mendukung jaringan 5G," kata dia.

Kendati Galaxy A52 dan A72 yang saat ini dijual di Indonesia belum mendukung 5G, Irfan menjanjikan dengan koneksi LTE yang diusungnya kedua perangkat ini mampu mendukung kegiatan pengguna dengan baik dan tanpa masalah.

Lantas, bagaimana dengan kehadiran Galaxy A52 5G di Indonesia?

"Kami akan lihat demand konsumen, saat ini kami masih fokus menghadirkan varian 5G-nya," ujar Irfan memungkasi.

3 dari 3 halaman

Tentang Galaxy A52

Mengenai Galaxy A52, Samsung sendiri membawa dua versi memori Galaxy A52 ke Indonesia. Versi pertama adalah RAM 8GB dengan memori internal 128GB yang dibanderol Rp 5 juta serta versi RAM 8GB dengan memori 256GB yang dijual Rp 5,4 juta.

Galaxy A52 hadir dengan layar Super AMOLED seluas 6,5 inci yang didukung dengan refresh rate 90Hz dan sebuah lubang di layar.

Untuk kenyamanan pengguna saat mengakses smartphone, Galaxy A52 mendukung tingkat kecerahan 800 nits. Pada Galaxy A52, tingkat kecerahannya meningkat 33 persen dibanding perangkat sebelumnya (Galaxy A51).

Bagian layar Galaxy A52 juga didukung fitur keamanan fingerprint scanner. Untuk mendukung kinerjanya, Galaxy A52 disokong dengan chipset Snapdragon 720G.

Galaxy A52 dibekali dengan sertifikat ketahanan terhadap air dan debu IP67. Dengan sertifikat ini, perangkat Galaxy A52 bisa digunakan di dalam air sedalam 1 meter maksimal 30 menit.

Untuk Galaxy A52, perangkat ini memiliki kamera utama 64MP dengan aperture f1.8, kamera ultra wide 12MP dengan aperture f2.2, makro 5MP dengan aperture f2.4, dan kamera depth sensor 5MP dengan aperture f2.4.

Perangkat ini didukung baterai berkapasitas 4.500mAh, kemampuan pengisian daya cepat 25W, dan daya tahannya dijanjikan hingga 2 hari.

(Tin/Ysl)