Sukses

Bigetron Red Aliens Ungkap Siapa Rival di PUBG Mobile Global Championship 2020

Liputan6.com, Jakarta - PUBG Corp dan Tencent dipastikan akan menggelar PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2020 akan digelar pada November hingga Desember 2020.

Dari 21 tim esports yang akan bertanding, Indonesia akan diwakili oleh dua tim terbaik mereka, yakni Bigetron Red Aliens dan Aerowolf Limax.

Pada sesi jumpa media secara online, Selasa (3/11/2020), Bigetron RA sebagai salah satu tim Indonesia yang akan bertanding di PMGC 2020 berbagi informasi tentang persiapan mereka.

Tak hanya itu, tim yang digawangi oleh Made Bagus "Luxxy" Prabaswara, Muhammad “Ryzen” Albi, Nizar "Microboy" Lugatio Pratama, dan Made Bagas "Zuxxy" Pramudita ini juga mengungkap tim mana yang akan menjadi rival utama mereka dalam turnamen.

Luxxy mengatakan, dia dan teman-teman satu tim menganggap tim regional Tiongkok perlu diwaspadai dan menjadi perhitungan sebagai rival terberat.

"Region paling kuat itu dari Tiongkok, dan dua tim terbaik mereka yang bertanding saat ini perlu diwaspadai," kata Luxxy dan Zuxxy dari tim Bigetron Red Aliens.

 

2 dari 3 halaman

Alasan Perlu Diwaspadai

PUBG Mobile bakal kehadiran zombie mode di update terbarunya, kapan? (Liputan6.com/ Yuslianson)

Apa yang membuat tim yang berasal dari Tiongkok sangat ditakuti oleh pemain profesional? "Lebih karena tidak diketahui seperti apa kemampuan mereka secara langsung," ucap Luxxy.

"Berhubung mereka main di server dan region yang berbeda, jadi hal yang 'unknown' ini perlu dipelajari lebih lanjut, mulai dari gameplay mereka hingga skill masing-masing pemain saat bermain," tambahnya.

Lalu, tim esports mana yang akan menjadi tantangan tim Bigetron Red Aliens meraih piala? "Tim Tiongkok 4AM dan Team Secret dari Thailand," kata mereka.

 

3 dari 3 halaman

Target Bigetron Red Aliens

Main PUBG Mobile dengan Oppo Reno3 (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Saat ditanya target, mereka berempat kompak mengatakan ingin menjadi juara dan kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

"Pastinya kita ingin menang. Tetapi juga mau membuktikan kemampuan tim esports Indonesia juga tidak kalah jago dengan pemain profesional negara lainnya."

(Ysl/Isk)