Sukses

Lazada Konfirmasi Ada Aksi Peretasan Data Akun RedMart

Liputan6.com, Jakarta - Lazada baru saja mengonfirmasi ada peretasan yang dilakukan terhadap data pelanggan RedMart. Adapun RedMart merupakan platform belanja kebutuhan harian asal Singapura yang dimiliki e-commerce tersebut.

Dikutip dari ZDNet, Sabtu (31/10/2020), ada 1,1 juta akun yang ketahuan berhasil diretas informasi pribadinya. Adapun informasi itu meliputi alamat email, password, dan sebagian nomor kartu kredit.

Untuk itu, pelanggan RedMart sejak kemarin sudah diminta untuk menyetel ulang password milik mereka. Aksi peretasan ini sendiri diketahui oleh tim keamanan siber perusahaan saat melakukan pemantauan keamanan rutin.

Lebih lanjut Lazada mengatakan kebocoran ini hanya terjadi pada data pelanggan RedMart yang ada pihak ketiga. Data itu juga diketahui terakhir diperbarui pada Maret 2019, sebelum RedMart terintegrasi dengan Lazada.

Mengingat aksi ini hanya berdampak pada akun pengguna RedMart, data pelanggan Lazada sendiri dipastikan aman. Setelah temuan ini, perusahaan juga memastikan mereka langsung memblokir akses tanpa izin ke data tersebut.

Selanjutnya, Lazada juga mengatakan pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke PDPC Singapura (Komisi Perlindungan Data Pribadi), termasuk otoritas terkait, seperti Kepolisian Singapura.

Sebagai informasi, RedMart sendiri diakuisisi Lazada oleh pada November 2016. Namun baru di Januari 2019, layanan tersebut diintegrasikan ke platform e-commerce Lazada Singapura.

2 dari 3 halaman

Lazada Klaim Pesanan Produk di LazMall Meningkat

Di sisi lain, LazMall, kanal untuk produk autentik di Lazada Indonesia, berkembang pesat dan diklaim sebagai mal virtual terbesar di Asia Tenggara dengan lebih dari 18.000 brands.

Sejak diperkenalkan dua tahun lalu, LazMall pada tahun ini hadir dengan tampilan dan beberapa fitur terbaru untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih menyenangkan bagi konsumen, serta mendukung brand dan pelaku ritel melakukan ekspansi bisnis melalui digitalisasi.

"Kami berkomitmen untuk memberikan konsumen jaminan 100 persen produk asli, promo menarik serta harga bersaing dan fitur-fitur baru LazMall ini akan semakin memudahkan konsumen dalam menemukan rekomendasi dan pilihan produk yang sesuai dengan kebutuhannya, serta memberikan visibilitas yang lebih baik bagi brand mitra Lazada," ujar Monika Rudijono, Chief Marketing Officer Lazada Indonesia dalam keterangan tertulis.

Merujuk pada whitepaper Lazada bertajuk The Future is Now, serta laporan dari Kantar, terdapat peningkatan pola aktivitas online yang dilakukan masyarakat. Fanny Murhayati, Marketing Director Kantar Indonesia, mengatakan jumlah pengguna internet mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

"Pada 2020, 70 persen dari rumah tangga di perkotaan Indonesia memiliki internet akses, dan 87 persen dari konsumen akses internet setiap hari. Jadi, kami melihat bahwa penting sekali bagi brand untuk memerhatikan perubahan perilaku konsumen terutama untuk transformasi digital, memperkuat posisi mereka dan menjangkau konsumen melalui digital, seperti eCommerce," tutur Fanny.

Perilaku konsumen ini, kata Fanny, mengutamakan kenyamanan dalam berbelanja online, kemudahan dalam mendapatkan produk, bertransaksi serta memiliki jaminan kualitas produk terpercaya.

"Inovasi seperti kanal LazMall ini juga dapat membantu mengakomodasi kebutuhan tersebut," ujar Fanny.

3 dari 3 halaman

Fitur Baru LazMall

LazMall melakukan perubahan tampilan dan beberapa fitur terbaru LazMall termasuk Brand Untukmu, Brand Directory, Tombol ‘Follow’ LazMall, dan LazMall Murah Nampol. Ada pula fitur Brand Mega Offer yang memberikan pengalaman belanja online yang unik dan cara interaksi yang berbeda bagi setiap konsumen dengan brand favoritnya, sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing.

Konsumen yang berbelanja di LazMall juga akan mendapatkan berbagai keuntungan, seperti jaminan produk asli 100 persen, berbagai promo menarik setiap hari dari brand di LazMall melalui Super Brand Day dan Brand Mega Offer.

Sugih Muliawan, Head of LazMall Operations mengklaim pada kuartal kedua 2020, jumlah brand di LazMall di Indonesia secara keseluruhan meningkat 1,5 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Jumlah pesanan yang diterima LazMall pun meningkat 1,5 kali lipat dibandingkan tahun lalu. Kami optimistis fitur-fitur baru LazMall ini dapat lebih membantu konsumen menemukan rekomendasi dan pilihan produk yang tepat sesuai minat dan kebutuhan, serta semakin nyaman dalam berbelanja online," tutur Sugih.

(Dam/Ysl)