Sukses

Peluncuran Global Huawei Mate 40 Bakal Tertunda

Liputan6.com, Jakarta - Huawei sejauh ini belum mengonfirmasi waktu peluncuran flagship Mate 40. Peluncuran seri smartphone tersebut diprediksi akan tertunda sampai tahun depan.

Dilansir dari GSM Arena, Selasa (15/9/2020), informasi mengenai penundaan peluncuran ini berasal dari Evan Blass. Ia kerap memberikan bocoran tentang berbagai smartphone baru.

"Sounds like, if you're waiting on the Huawei Mate40 series, you won't be able to get your hands on one until next year," tulis Evan Blass di Twitter, atau "Sepertinya, jika Anda menunggu seri Huawei Mate 40, Anda tidak bisa mendapatkannya sampai tahun depan".

Seri Mate 30 pada tahun lalu dirilis di Tiongkok pada akhir September, diikuti peluncuran di Eropa pada akhir November. Huawei mulai memperluas pemasarannya ke lebih banyak negara dengan beberapa peluncuran paling lambat pada Januari 2020.

Seri Huawei Mate 40 diprediksi akan mengikuti skema serupa, tapi kemungkinan akan lebih lambat untuk pasar global.

2 dari 3 halaman

Penyebab Belum Diketahui

Alasan di balik penundaan ini belum diketahui pasti. Ada beberapa kemungkinan alasan, termasuk Huawei yang tidak bisa lagi menggunakan jasa TSMC mulai 15 September, serta tidak lagi dapat menggunakan OLED dari Samsung dan LG.

Huawei mengklaim telah menyimpan cukup chipset, yang menurut laporan jumlahnya 10 juta unit, serta menggunakan layar BOE. Namun, persediaan yang ada kemungkinan hanya cukup untuk pasar Tiongkok.

3 dari 3 halaman

Prediksi Lain

Alasan lain kemungkinan karena terbatasnya permintaan global. Seri Huawei Mate 40 sudah pasti tidak akan dijual di AS, dan kemungkinan tidak mendapat sambutan hangat di India.

Situaasi di Eropa juga belum jelas, mengingat operator di beberapa negara memblokir penggunaan peralatan Huawei. Namun, tampaknya tidak ada yang bermasalah dengan ponsel Huawei.

Huawei memprediksi penjualan seri Mate 40 akan 30 persen lebih rendah.

Menurut laporan saat ini, Mate 40 akan dirilis di pasar Tiongkok pada pertengahan Oktober. Namun, sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak Huawei.

(Din/Why)