Sukses

Facebook Tawarkan Bayaran ke Pengguna yang Kasih Rekaman Suara

Liputan6.com, Jakarta - Facebook kini menawarkan bayaran ke sejumlah pengguna yang mau memberikan rekaman suaranya. Rekaman suara ini nantinya bakal dipakai untuk membantu meningkatkan teknologi pengenalan suaranya.

Mengutip The Verge, Jumat (21/2/2020), langkah ini dilakukan setelah Facebook, Amazon, Google, dan Microsoft tertangkap menyimpan dan mentranskrip rekaman suara, guna meningkatkan sistem pengenalan suara tanpa persetujuan pengguna.

Kini dalam program bernama Pronunciations di aplikasi riset pasar Viewpoints, Facebook mengizinkan pengguna membuat rekaman suara mereka.

Jika pengguna memenuhi syarat untuk menjadi bagian dari program ini, Facebook bisa merekam frase "Hey Portal" diikuti dengan nama depan seorang teman di daftar pertemanan.

Pengguna bisa melakukan ini menggunakan nama 10 temannya. Pengguna harus merekam tiap pernyataan sebanyak dua kali.

Kendati demikian, Facebook tidak membayar dengan jumlah yang banyak untuk rekaman suara tersebut. Jika pengguna melengkapi satu set rekaman, mereka mendapatkan 200 poin di aplikasi Viewpoints.

2 dari 3 halaman

Bayaran Sebesar USD 5

Para pengguna pun tidak bisa mencairkan uang yang ada di Viewpoints hingga mencapai 1.000 poins. Jika ditukarkan, nilainya sekitar USD 5 melalui PayPal.

Meski begitu, menurut Facebook, pengguna mungkin ditawarkan kesempatan untuk meningkatkan rekaman hingga 5 set. Jadi, mereka berpotensi mendapatkan 1.000 poin dan dibayar.

3 dari 3 halaman

Tak Terhubung dengan Profil Facebook

Facebook mengatakan, rekaman suara pengguna tidak akan dihubungkan dengan profil Facebook mereka. Perusahaan juga tidak tidak membagikan aktivitas Viewpoints mereka di Facebook atau layanan Facebook lainnya tanpa izin.

Program Pronunciations ini akan tersedia untuk pengguna yang usianya di atas 18 tahun dan memiliki lebih dari 75 teman.

Facebook bakal meluncurkan program ini secara perlahan dan ini tidak akan tersedia untuk semua pengguna.

(Tin/Isk)

Loading