Sukses

Samsung Sebut Galaxy Z Flip Bukan Penerus Galaxy Fold

Liputan6.com, Jakarta - Samsung telah memperkenalkan smartphone layar lipat terbaru besutannya, yakni Galaxy Z Flip. Meski sama-sama perangkat layar lipat, Galaxy Z Flip ternyata bukan penerus langsung dari Galaxy Fold.

Menurut Head of Product Marketing IT & Mobile, Samsung Electronics Indonesia Denny Galant, perbedaan desain keduanya, membuat Galaxy Z Flip sebenarnya tidak dapat dikatakan sebagai penerus langsung Galaxy Fold, meski sama-sama perangkat layar lipat.

"Galaxy Z Flip bukan penerusnya Galaxy Fold, karena yang satu layar lebar, jadi perangkat yang seperti tablet tapi dilipat. Kalau Galaxy Z Flip itu smartphone yang dilipat," tuturnya pada awak media saat ajang Galaxy Unpacked di San Fransisco, Rabu (12/2/2020), waktu Indonesia.

Untuk informasi, ukuran layar Galaxy Fold saat dibuka adalah 7,3 inci, sedangkan Galaxy Z Flip saat dibuka hanya 6,3 inci. Dengan perbedaan tersebut, Galaxy Fold memang memiliki ukuran yang lebih besar dan memberikan pengalaman pemakaian berbeda.

Perbedaan ukuran itu juga membuat Galaxy Z Flip tampil lebih ringkas saat dilipat. Samsung menyebut ukuran smartphone ini saat dilipat tidak berbeda jauh dari dompet.

Secara keseluruhan, desain perangkat ini memang mirip dengan ponsel lipat pada umumnya atau biasa disebut clamshell. Pembedanya, bagian dalam smartphone ini seluruhnya layar.

Samsung turut mengusung kemampuan yang diberi nama Flex Mode di smartphone ini. Berbekal kemampuan ini, pengguna dapat memfungsikan smartphone ini layaknya laptop, dengan melipat layar bagian atas.

"Kami membuat kemampuan free-stop hinge seperti laptop yang diberi nama Flex Mode. Dengan cara ini, kami mengoptimalkan penggunaan layar," tutur Head of Product Marketing Samsung Inggris Rebecca Hirst.

Berbekal kemampuan ini, saat dilipat, layar Galaxy Z Flip bagian atas dan bawah dapat melakukan dua hal berbeda. Sebagai contoh, saat menonton YouTube, layar bagian atas difungsikan untuk memutar video, sedangkan layar bawah dipakai untuk membaca komentar.

2 dari 2 halaman

Harga Samsung Galaxy Z Flip di Indonesia

Dalam pengumumannya, Samsung juga memastikan bahwa perangkat ini akan menyambangi Indonesia. Menurut Head of Product Marketing IT&Mobile, Samsung Electronics Indonesia Denny Galant, pre-order smartphone ini akan dibuka bersamaan dengan Galaxy S20.

"Galaxy Z Flip akan bisa dipesan melalui jalur pre-order pada tanggal yang sama dengan  Galaxy S20 series, yaitu tanggal 12 Februari 2020 pukul 12.00 WIB. Harga pre-order Galaxy Z Flip itu Rp 21.888.000," tuturnya saat berbicara pada media saat ajang Galaxy Unpacked di San Fransisco, Rabu (12/2/2020), waktu Indonesia.

Sementara untuk pasar Amerika Serikat, smartphone ini akan dapat dipesan secara pre-order pada 14 Februari 2020. Adapun harga Galaxy Z Flip untuk wilayah Amerika Serikat adalah USD 1.380.

Galaxy Z Flip hadir dengan tiga pilihan warna, yakni mirror black, mirror purple, dan mirror gold. Hanya khusus untuk mirror gold, opsi warna ini tersedia di beberapa wilayah saja.

Samsung menggunakan teknologi Infinity Flex Display untuk membuat perangkat ini tampil lebih tipis. Adapun material kaca yang digunakan ultra thin glass, sehingga memungkinkan layar 100 persen datar.

"Dari segi layar, di layarnya juga terdapat sensor dan lain-lain. Total ada lima layer yang semua materialnya harus bisa dilipat," tutur Denny melanjutkan.

Samsung Galaxy Z Flip dibekali Snapdragon 855 Plus, RAM 8GB, dan memori internal 256GB. Smartphone ini juga dipastikan hanya mendukung jaringan 4G saja.

Beralih ke fotografi, kamera luar smartphone ini terdiri dari dua lensa, yang masing-masing beresolusi 12MP. Sementara untuk kamera bagian dalam memiliki lensa beresolusi 10MP.

Samsung membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas 3.300mAh dengan fitur fast charging 15W. Galaxy Z Flip menjalankan OneUI 2.0 berbasis Android 10 dan speaker yang didukung AKG.

(Dam/Ysl)

 

Loading