Sukses

Kans Indonesia Raih Medali Emas untuk Mobile Legends di Esports SEA Games 2019

Liputan6.com, Jakarta - Tim Panitia Kerja Tim Nasional Mobile Legends SEA Games 2019 akhirnya mengumumkan nama pelatih untuk tim Indonesia. Adalah Jeremy Yulianto yang akan menjadi pelatih pertama, sedangkan Afrindo Valentino merupakan asisten pelatih.

Setelah pelatih terpilih, tim panja kini akan melakukan seleksi terhadap 40 pemain. Nantinya, akan dilakukan penyaringan menjadi 10 pemain, sebelum akhirnya dipilih tujuh pemain sebagai anggota tim wakil Indonesia.

Salah satu anggota panja, CEO RRQ Andrian Pauline Husen menuturkan pihaknya yakin dari cabang Mobile Legends para pemain dapat menyumbang emas.

"Harus yakin cabang Mobile Legends dapat memperoleh emas. Saya juga yakin timnas Mobile Legends dapat berbicara banyak," tuturnya saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/8/2019) kemarin.

Di atas kertas, kemampuan timnas Mobile Legends memang disebut akan dihuni sejumlah pemain bintang. Hal itu tidak lepas dari performa tim esports profesional Mobile Legends di kancah internasional.

"Karena akan dihuni banyak pemain besar, penting untuk para pemain menekan egonya masing-masing," tutur pria yang akrab dipanggil Ape tersebut. Terlebih, para pemain ini sebenarnya tidak lagi mewakili tim, melainkan individu terpilih akan membela negara.

Kendati demikian, Andrian mengatakan Indonesia tetap akan memiliki pesaing kuat, yakni timnas Filipina dan Vietnam. Terlebih, keduanya dipastikan tidak ingin sekadar menjadi penghibur di SEA Games dan akan mempersiapkan timnya semakin matang.

Potensi pemain Mobile Legends yang besar juga diakui oleh sang pelatih Jeremy. Dia mengatakan pemain Mobile Legends Indonesia saat ini merupakan salah satu yang terbaik di regional, tapi bukan berarti tanpa ada hambatan.

"Yang perlu diingat, mereka ini merupakan pemain individu, sehingga butuh adaptasi untuk bermain bersama. Jadi, harus dimulai dari awal. Namun, dengan modal ini, kami yakni bisa meraih medali emas," ujar Jeremy.

Oleh sebab itu, Jeremy akan berupaya mengajak para pemain untuk menekan egonya masing-masing. Dia juga akan mempersiapkan mereka untuk membentuk mental tim yang lebih profesional, termasuk dari segi kemampuan hingga sikap dalam tim.

2 dari 3 halaman

Siapkan Pelatnas Agustus 2019

Nantinya, para pemain juga disebut akan menjalani pelatnas pada bulan ini, tepatnya 12 hingga 18 Agustus 2019. Rencananya, pelatnas tersebut akan diadakan di Surabaya. 

Sesuai pelatnas, panja juga memiliki rencana untuk mengadakan sejumlah latih tanding dengan tim lain. Namun, jadwal ini akan disesuaikan dengan kegiatan dari masing-masing tim e-sports dari para pemain. 

"Kami punya rencana untuk melakukan pertandingan ke luar negeri, tapi mengingat jadwal mungkin kami akan mengundang tim lawan ke Indonesia," tutur CEO RRQ Andrian Pauline Husen. 

Lebih lanjut Andrian mengatakan pihaknya akan transparan terhadap publik dalam proses seleksi hingga uji coba. Jadi, masyarakat dapat mengetahui pertandingan yang dilakoni tim nasional nanti. 

(Dam/Ysl)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Dranix Esports Juarai ESL Jagoan Series 2019 dan Kantongi Rp 113,6 Juta
Artikel Selanjutnya
Jaring Bibit Atlet Esports Berbakat, RRQ Gelar Mini Turnamen Free Fire