Sukses

Co-working Space Tumbuh Berkat Startup

Liputan6.com, Jakarta - Menurut laporan Cushman & Wakefield dan CoreNet Global per April 2017, lingkungan kerja yang fleksibel di Asia-Pasifik membuat permintaan ruang kerja bersama atau co-working space meningkat rata-rata 10 hingga 15 persen setiap tahun.

Sejumlah pengamat mengatakan hal ini didorong karena banyaknya permintaan dari perusahaan-perusahaan atau startup akan ruang kerja yang menawarkan kecepatan dan fleksibilitas di saat kondisi ekonomi global yang tak menentu.

Fasilitas yang disediakan co-working space memungkinkan mereka untuk tumbuh atau berhemat sesuai kebutuhan tanpa dihantui oleh sewa kantor jangka panjang.

Sementara di Indonesia, jumlah penyedia co-working space terus bertambah sejalan dengan perkembangan startup dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sejumlah daerah.

Berdasarkan perkembangan tren industri co-working space tersebut, DreamHUB hadir sebagai co-working space yang menawarkan ruang kerja komunal dengan fasilitas premium.

Lebih dari sekadar menawarkan ruang kerja, DreamHUB juga membawa visi kolaborasi dan pemberdayaan kewiraswastaan untuk mendukung perkembangan komunitas dan startup.

“DreamHUB akan menjadi lebih dari sekadar ruang kerja komunal. Kami hadir dengan visi kolaborasi dan pemberdayaan kewiraswastaan, baik di bidang teknologi maupun yang lainnya melalui sinergi dan kolaborasi. Itulah yang membedakan DreamHUB dengan ruang kerja komunal lainnya di Jakarta," kata Yan Prasetya, CEO DreamHUB dalam keterangannya, Selasa (9/10/2018).

2 dari 2 halaman

Gelar Workshop Rutin

Pada peluncurannya yang mengusung tema “Experience the Dream”, selain memperkenalkan diri dan produknya, DreamHUB juga melangsungkan workshop bertema “Developing the Brand is the Biggest Investment in Your Business”.

Dengan mengundang pembicara seperti Nadia Zein, Chief Happiness Officer CIRCA ideaworks dan Ray Rahendra, Creative Strategic Director GetCraft, workshop ini mencoba menekankan pada pengembangan konsep dan identitas dari sebuah merek agar dapat bersaing di era digital.

“Peluncuran DreamHUB yang dikemas dengan workshop ini akan menjadi sebuah acara rutin di DreamHUB. Kegiatan ini kami adakan sejalan dengan visi perusahaan untuk melakukan pemberdayaan kewiraswastaan," kata Widya Amalia, Strategic Marketing Manager DreamHUB.

Pemberdayaan yang dimaksud, Widya melanjutkan, dari sejumlah bidang termasuk teknologi, melalui sinergi dan kolaborasi atau kerja sama dengan berbagai komunitas dan startup.

(Isk/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Artikel Selanjutnya
Softbank Siap Guyur Grab dengan Dana Segar Rp 7,6 Triliun
Artikel Selanjutnya
iSeller Dorong Ekonomi Indonesia Lewat Voucher Digital