Sukses

WiFi Gratis Ngebut di SUGBK Bikin Pembukaan Asian Games 2018 Mendunia

Liputan6.com, Jakarta - Upacara pembukaan Asian Games 2018 yang sukses digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu malam (18/8/2018), menyita perhatian dunia.

Opening Ceremony Asian Games 2018 bahkan memuncaki trending topic di Korea Selatan. Euforia ajang turnamen olahraga terbesar se-Asia tersebut bisa membahana di Negeri Ginseng tak lain karena kontingen Korea Selatan dan Korea Utara berparade bersama saat memasuki SUGBK.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menilai bahwa hal itu salah satunya adalah karena kehadiran akses WiFi gratis dengan kecepatan mumpuni sepanjang upacara pembukaan Asian Games 2018.

"Sejauh ini berdasarkan pengalaman saya menghadiri banyak multi-event, cukup bagus (kinerja WiFi)," ungkap Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto dalam keterangannya, Minggu (20/8/2018).

Menurutnya, di era digital saat ini, kehadiran konektivitas internet untuk sebuah kegiatan besar tak bisa dihindari.

"Minimal orang ingin berkomunikasi atau eksis di media sosial. Semalam saya coba kapasitas bandwidth untuk melayani warganet yang tengah berada di SUGBK, lumayan optimal," katanya menambahkan.

Gatot menyebut, salah satu yang mendukung kelancaran selain faktor teknis adalah karena Kemenpora sudah mengingatkan jauh-jauh hari kepada warganet untuk menggunakan recommended network di SUGBK.

"Setelah pada tahu, baru sadar bahwa ada WiFi gratis untuk itu dan akhirnya di media sosial seperti Instagram dan Twitter mendunia," pungkasnya.

Untuk diketahui, Telkom sebagai Official Prestige Telco Partner Asian Games 2018, menyediakan bandwidth hingga 10Gbps dengan cadangan empat kali lipat selama upacara pembukaan Asian Games 2018 berlangsung.

 

2 dari 3 halaman

Memberikan Impresi Baik Tentang Indonesia

Telkom Grup sebagai penyedia utama jaringan telekomunikasi memberikan layanan dengan format video, internet, dan phone (VIP) di seluruh area Asian Games berlangsung, mencakup bandara internasional, tempat acara dan media center.

Diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, jaminan akses layanan ini tidak hanya untuk mempermudah proses telekomunikasi, tapi juga untuk memberikan impresi baik tentang Indonesia kepada para peserta Asian Games.

"Ini merupakan penyediaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) paling besar dan kompleks di Indonesia. Bersama ini kami juga sekaligus ingin memberikan impresi bahwa kualitas infrastruktur kita tidak kalah dengan negara-negara lain," ungkap Rudiantara saat ditemui di SUGBK, belum lama ini.

3 dari 3 halaman

Total Bandwidth 222Gbps

Adapun secara umum, dukungan layanan Telkom Grup di area dan selama Asian Games 2018 (Jakarta dan Palembang) mencakup total bandwidth internet sebesar 222Gbps, 58Gbps Intranet, 967 accsess point WiFi, serta menyediakan 8.700 unit Indihome di wisma atlet Kemayoran dan Palembang.

Untuk jaringan seluler juga terdapat penguatan sinyal Telkomsel dengan 124 BTS 4,5G dan 140 BTS 4G baru dan akan menyediakan 27 ribu starter pack edisi Asian Games. Telkom Group akan mengerahkan 2.700 personel untuk membantu mengamankan layanan telekomunikasi selama pesta olahraga Asia ke-18 tersebut.

Proses kesiapan layanan sampai saat ini telah mencapai 94 persen. "Sisanya tinggal integrasi dan testing. Akhir Juli kemungkinan sudah selesai semua," tutur Ketua Satgas Asian Games dari Telkom, M Salsabil.

Selain Telkom Group, layanan internet selama Asian Games juga akan disediakan oleh Bali Tower dan Biznet. Operator seluler lain, XL Axiata, Indosat dan Tri juga memberikan kontribusinya.

(Isk/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Loading