Sukses

Jack Ma: Saya Tak Tertarik Pilih Karyawan Lulusan MBA

Liputan6.com, Jakarta - Alibaba dikenal sebagai raksasa e-Commerce di Tiongkok. Kesuksesan Alibaba mencapai puncaknya juga tak lepas dari tangan dingin pendirinya, yakni Jack Ma.

Untuk perusahaan konglomerat sekelas Alibaba, tentu yang tercetus di pikiran kita adalah orang-orang yang bekerja di dalamnya.

Sudah pasti banyak campur tangan orang-orang pintar dengan strata pendidikan tinggi untuk bisa membuat Alibaba mencapai puncak kesuksesan.

Menariknya, asumsi tersebut keliru. Jack Ma ternyata tidak memiliki mindset kalau karyawan dengan strata pendidikan tinggi bisa bekerja dengan baik di sebuah perusahaan.

Jack Ma juga mengungkap kalau dirinya tidak tertarik untuk mempekerjakan karyawan tersebut di Alibaba. Dalam hal ini, Jack Ma merujuk ke karyawan lulusan MBA (Master of Business Administration).

Jack Ma menjelaskan alasannya mengapa demikian. Menurutnya, orang yang memiliki pendidikan tinggi seperti MBA, ternyata belum tentu bisa dinilai baik dalam bekerja.

“Saya sama sekali tak tertarik kepada kandidat karyawan Alibaba yang memiliki gelar bisnis. Belajar ilmu bisnis itu tidak penting karena kebanyakan orang yang memiliki gelar MBA (Master of Business Administration) itu tidak berguna," ujar Jack Ma dalam buku Alibaba: The House that Jack Ma Built karangan Duncan Clark, seperti dilansir Next Shark pada Minggu (29/7/2018).

"Saat mereka lulus, pasti mereka lupa apa yang telah dipelajari, di situ mereka bisa berguna kalau belajar dari pengalaman lagi,” lanjutnya.

Bersamaan dengan pernyataan Jack Ma tersebut, beberapa waktu lalu orang nomor satu di Alibaba ini juga mengungkapkan kesuksesan Alibaba tidak lepas dari kontribusi para karyawan perempuan.

2 dari 2 halaman

Kontribusi Karyawan Perempuan

Jack Ma mengungkapkan peran perempuan dalam kesuksesan Alibaba dalam acara perusahaan, Gateway '17 di Detroit, Amerika Serikat (AS). Gateway '17 digelar selama 20 - 21 Juni 2017.

Menurut Jack Ma, perempuan akan menjadi sosok yang sangat kuat pada Abad 21. Ia menilai saat ini orang-orang tidak lagi mementingkan "otot", tapi kebijaksanaan. Hal itu yang dimiliki oleh perempuan.

"Berilah perhatian khusus untuk karyawan perempuan. Perempuan lebih peduli terhadap orang lain melebihi laki-laki, sedangkan laki-laki hanya peduli dengan diri mereka sendiri," tutur Jack Ma saat memberikan keynote speech di Gateway '17, seperi dilansir South China Morning Post, Kamis (28/6/3017).

Karena itu, Jack Ma menghimbau perusahaan-perusahaan untuk merekrut lebih banyak perempuan.

"Sebisa mungkin rekrutlah perempuan sebanyak-banyaknya. Inilah yang telah kami lakukan dan ini adalah kunci sukses kami," ungkap salah satu orang terkaya di dunia tersebut. 

(Jek/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Jualan Durian, Pria Ini Kantongi Rp 212 Miliar
Artikel Selanjutnya
Miliarder India Geser Jack Ma sebagai Orang Terkaya di Asia