Sukses

Libas Snapchat, Instagram Stories Kini Kantongi 400 Juta Pengguna

Liputan6.com, Jakarta - Instagram baru saja melaporkan jumlah pengguna Instagram Stories yang ada di platform-nya kini mencapai 400 juta pengguna.

Jumlah tersebut diklaim dua kali lipat lebih besar dari pengguna harian yang ada di Snapchat.

Menurut informasi yang dilansir Business Insider pada Jumat (29/6/2018), jumlah tersebut terbilang drastis mengingat Instagram Stories baru saja merangkul 300 juta pengguna di penghujung 2017.

Hanya butuh waktu sekitar enam bulan yang hingga pada akhirnya pengguna bisa mencapai 400 juta. 

Pada Juli 2017, Instagram Stories sempat mengantongi 250 juta pengguna aktif harian, pada pekan ini jumlah penggunanya kembali meningkat hingga 300 juta.

Pencapaian ini diumumkan langsung oleh CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg.

Dalam pengumumannya, sebagaimana dilansir Ubergizmo via TechCrunch, Kamis (2/11/2017), Zuck--begitu akrab disapa, mengungkap pertumbuhan pengguna Instagram Stories bahkan menyalip jumlah pengguna aktif Snapchat yang kini hanya berkisar di 173 juta.

"Meningkatnya jumlah pengguna membuktikan bahwa interaksi dengan teman dan keluarga lewat Stories kini lebih berarti, ini tandanya baik," ujar Zuck.

2 dari 3 halaman

Instagram Stories Ideal untuk Pengiklan

Jumlah pengguna harian Instagram Stories terus mengalami peningkatan sejak meluncur pada Agustus 2016.

Fitur ini pada Januari 2017 memiliki 150 juta pengguna aktif harian, hingga akhirnya dalam waktu enam bulan berhasil menembus angka 250 juta. Sedangkan, total pengguna Instagram saat ini sudah mencapai 700 juta akun.

Dijelaskan Kepala Penjualan Global Facebook, Carolyn Everson, Stories tidak hanya berhasil memikat pengguna biasa, tetapi juga para pelaku bisnis dan pengiklan.

"Jika kalian memikirkan tentang ini setahun lalu ketika kita duduk bersama, Instagram Stories belum ada. Hari ini, kita tidak hanya memiliki 250 juta pengguna, tapi sebenarnya sepertiga dari Stories yang paling banyak dilihat adalah dari pelaku bisnis dan satu juta dari pengiklan," ungkap Everson, seperti dilansir Phone Arena.

3 dari 3 halaman

Bantah Sontek Snapchat

Lebih lanjut, Everson membantah dugaan yang menyebutkan Instagram meniru platform lain untuk format Stories. Kenyataannya, kata Everson, format Stories disukai oleh para pelaku bisnis seperti merchant atau pengiklan.

"Kami pikir Stories merupakan format lain, yang tidak hanya digunakan oleh pengguna, tapi juga pengiklan. Anda akan melihat Stories di banyak platform berbeda," tuturnya.

(Jek/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: