Sukses

Review Oppo A54: Ponsel 2,7 Jutaan dengan Baterai Super Awet dan Kaya Fitur

Liputan6.com, Jakarta - Oppo Indonesia resmi memperkenalkan anggota terbaru mereka di keluarga seri A, yaitu Oppo A54.

Meluncur di Tanah Air sebagai penerus Oppo A31, smartphone baru milik perusahaan ini tampil dengan sejumlah peningkatan dari pendahulunya.

Berkat kapasitas baterai besar dan kemampuan fast charging, Oppo A54 sangat cocok dipakai oleh pengguna muda hingga yang suka berjualan barang secara online.

Tak hanya itu, Oppo A54 juga memiliki tiga kamera belakang yang dilengkapi dengan sejumlah teknologi ponsel kelas menengah ke atas, seperti HDR, AI Enhancement, dan lainnya.

Dengan berbagai kemampuan tersebut, seperti apa pengalaman kami menggunakan Oppo A54 ini? Berikut ulasannya.

2 dari 5 halaman

Desain

Tampilan layar 6,51 inci Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Untuk smartphone seharga Rp 2,7 jutaan, Oppo A54 tampak stylish layaknya ponsel premium. Terlebih lagi warna Starry Blue yang saat ini kami gunakan untuk review.

Terinspirasi dari aurora borealis, Oppo A54 terlihat elegan. Selain Starry Blue, Oppo Indonesia juga menawarkan opsi warna lainnya, yaitu Crystal Black.

Bodi belakang Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Karena terbuat dari bahan dasar plastik, bodi belakang Oppo A54 rentan meninggalkan bekas sidik jari setiap kali dipakai. Berumtung, perusahaan menyediakan casing jelly bawaan yang disertakan di dalam boks pembelian.

Oppo A54 memiliki layar berukuran 6,51 inci dan resolusi 1.600x720 piksel, dengan single punch hole di kiri atas layar tempat kamera selife.

Kamera selfie Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Oppo juga sudah menyertakan fitur refresh rate 60Hz dengan screen-to-body ratio sebesar 89,2 persen.

Menariknya, seri ini mengadopsi sejumlah fitur yang hadir di seri Reno5, seperti sunlight screen dan moonlight screen. Dengan kedua fitur ini, Oppo mengklaim pengguna dapat dengan nyaman menggunakan ponsel di berbagai kondisi cahaya apa pun.

Port USB C, speaker, dan audio jack 3,5mm di Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Saat kami uji, tampilan di smartphone tetap terlihat meskipun sedang membukanya di bawah sinar matahari.

Bila kebanyakan vendor menyertakan sensor sidik jari di bodi belakang smartphone, Oppo menyertakan sensor tersebut ke dalam tombol power yang terdapat di sisi bodi ponsel.

Tombol power sekaligus sensor sidik jari Opp oA54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Sedangkan untuk tombol volume-nya ada di sisi bagian kiri bodi, disertai dengan slot untuk memasukkan kartu SIM dan microSD. Di bagian bawahnya dapat ditemukan port USB-C, audio jack 3,5mm, dan speaker.

Tombol volume, slot SIM card dan microSD di sisi bodi Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Berbeda dari ponsel di harga Rp 2 juta hingga Rp 3 juta lainnya, Oppo sudah melengkapi seri ini dengan sertifikat IPX4 sehingga kamu tidak perlu khawatir smartphone ini rusak terkena cipratan air atau kehujanan.

 

3 dari 5 halaman

Performa

Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Soal performa, Oppo A54 diperkuat prosesor MediaTek Helio P35 dengan RAM LPDDR4 sebesar 4GB dan memori internal 128GB yang dapat diperluas menggunakan microSD.

Oppo A54 juga didukung RAM-smart memory scanning, jadi dengan RAM 4GB, kinerja Oppo A54 layaknya perangkat yang memiliki RAM lebih besar. Dengan begini, perusahaan mengklaim proses perpindahan antaraplikasi menjadi lebih mulus dan smooth.

Selama pengujian, bermain gim Call of Duty: Mobile dan Arena of Valor di Oppo A54 terbilang baik dan lancar.

Main CoD: Mobile di Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Ketika main CoD: Mobile, smartphone ini hanya mampu dimainkan dengan lancar saat kualitas grafis dipasang ke low, walau memang pengaturan di medium tetap bisa memainkan gim ini dengan baik--terkadang suka nge-lag di tengah permainan.

Sedangkan saat dipakai bermain gim Arena of Valor, Oppo A54 mampu berjalan dengan mulus meskipun kualitas grafis dipasang ke ultra dan modus High Frame Rate diaktifkan.

Main Arena of Valor di Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Hal ini tentunya dibantu oleh aplikasi Game Space yang sudah Oppo sertakan untuk menjadi pusat kontrol pengguna mengoptimalkan smartphone saat bermain gim.

Lewat aplikasi ini, kamu dapat mengatur setiap notifikasi yang masuk ke ponsel saat bermain gim ditampilkan dalam bentuk teks yang melayang dari kanan ke kiri.

Tak hanya itu, di Game Space juga hadir "Competition mode". Disebutkan, mode ini dapat meningkatkan performa, frame rate, dan responsivitas di layar saat bermain gim.

Game Space di Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Hanya saja, kami mendapati bodi ponsel terasa hangat setelah bermain lebih dari 45 menitan, dan beberapa kali--walau tak sering--gim CoD: Mobile mengalami lag dengan tampilan grafis di medium.

Beralih ke performa baterai, Oppo A54 sudah menggunakan baterai berkapasitas 5.000mAh dengan dukungan fast charging 18 watt yang diklaim bertahan selama 2,2 hari untuk penggunaan normal.

Agar konsumsi daya lebih maksimal dan tetap awet, Oppo juga menyediakan fitur Super Power Saving Mode yang memungkinkan pengguna untuk mengoptimalkan baterai ponsel saat hampir habis dayanya.

Tak lupa, perusahaan juga menyertakan sebuah fitur Optimized Night Charging yang akan mendeteksi kebiasaan kamu mengisi baterai smartphone dan menghindari over-charge saat ditinggal tidur saat malam hari.

 

4 dari 5 halaman

Kamera

Tiga kamera belakang di Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Soal fotografi, Oppo A54 mengusung tiga lensa kamera belakang yang masing-masing berkemampuan 13MP, 2MP (makro), dan 2MP (bokeh). Sedangkan untuk kamera selfie-nya beresolusi 16MP.

Selama pengujian mengambil foto, kami mengaktifkan fitur HDR dan AI. Hasilnya, kamera di Oppo A54 mampu mengambil gambar dengan warna detail saat di siang hari.

Kamera Oppo A54 juga didukung fitur dazzle color yang meningkatkan saturasi dan kecerahan gambar serta menyesuaikan dengan algoritma kecerdasan buatan.

Pada bagian kamera juga didukung dengan AI Enhancement yang mampu mengenali 23 skenario foto dan menyesuaikannya dengan kecerdasan buatan.

Kemampuan kamera Oppo A54 ini memang baik untuk di kelasnya, hanya saja hasil foto yang ditangkap dalam kondisi cahaya minim kurang detail walau sudah disematkan fitur Ultra Night Mode.

Berikut adalah hasil-hasil foto menggunakan Oppo A54.

Hasil kamera Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Hasil kamera Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Hasil kamera makro Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Hasil kamera Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Hasil kamera Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Oppo A54 sudah menggunakan ColorOS 7.2 dan Android 10. (Liputan6.com/ Yuslianson)

5 dari 5 halaman

Kesimpulan

Oppo A54. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Untuk sebuah smartphone di harga Rp 2,7 juta, Oppo A54 memang menawarkan sejumlah fitur yang lengkap dan performa mumpuni saat menjalankan berbagai aplikasi atau bermain gim.

Sayangnya, kemampuan kamera di Oppo A54 ini hanya tampil baik saat pengambilan foto dalam kondisi cahaya terang atau di siang hari. Saat mengambil foto di kondisi cahaya yang redup atau di malam hari, kamera Oppo A54 harus diakui kurang optimal saat digunakan.

Lalu apakah Oppo A54 ini layak dibeli? Untuk kamu yang mencari ponsel berperforma tinggi dan kemampuan kamera mumpuni sepertinya harus mencari smartphone lain.

Namun, bila sebatas bermain gim kasual, memakainya untuk kegiatan sehari-hari--medsos, chat, dan jualan online, dan baterai super awet--Oppo A54 cocok untuk kamu.

(Ysl/Isk)