Sukses

Pengemudi Grab Kini Bisa Ambil Cicilan Rumah, Begini Syaratnya

Liputan6.com, Jakarta - Grab mewujudkan keinginan para mitra pengemudinya untuk memiliki rumah impian.

Ini merupakan kerja salah satu sinergi Bank BTN untuk mempercepat pencapaian program sejuta rumah bagi pekerja sektor informal yang memiliki pendapatan tidak tetap.

Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Bank BTN yang telah memiliki rekam jejak sangat baik dalam menyalurkan KPR subsidi bagi tenaga kerja sektor informal di Indonesia.

"Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membantu ribuan mitra pengemudi yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mewujudkan impian memiliki rumah, sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan pokok mereka dan meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi," jelasnya melalui keterangan resmi Grab, Kamis (17/5/2018).

Pada tahap awal, Bank BTN membidik sekitar 1.800 mitra pengemudi GrabBike yang berlokasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok Tangerang maupun Bekasi untuk dapat mengakses KPR.

Dalam program yang digagas bersama Grab ini, para mitra pengemudi GrabBike berpeluang mendapatkan fasilitas paket KPR subsidi yang merupakan program dari Pemerintah diantaranya proses administrasi yang lebih mudah, dengan angsuran harian yang murah, yaitu sebesar Rp 48 ribu, dan dengan suku bunga KPR yang rendah, yaitu sebesar 5 persen (fixed) hingga jangka waktu kredit yang diberikan selama 20 tahun selesai serta bantuan uang muka senilai Rp 4 juta yang dapat memperingan cicilan harian.

"Kami membuka diri terhadap seluruh pihak untuk mendukung pemerintah mensukseskan Program Satu Juta Rumah. Keterlibatan pihak swasta yang menyediakan wadah bagi para pekerja informal, membantu pihak perbankan untuk dapat mengkaji status unbankable mereka menjadi bankable serta meraih fasilitas perbankan untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik," kata Direktur Utama BTN, Maryono.

1 dari 3 halaman

Program Satu Juta Rumah

Melalui Program Satu Juta Rumah, pada tahun 2018, Bank BTN menargetkan dapat berkontribusi dengan menyalurkan KPR maupun kredit konstruksi bagi 750 ribu unit rumah dengan rincian sebanyak 600 ribu unit diantaranya untuk program rumah subsidi.

Program tersebut ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau para pekerja informal, dengan total KPR sekitar Rp83 triliun.

Sementara per Maret 2018, Bank BTN telah menyalurkan KPR untuk 57.218 unit rumah serta dukungan kredit konstruksi belum KPR untuk 221.044 unit rumah.

2 dari 3 halaman

Syarat dan Ketentuan

Syarat bagi mitra pengemudi GrabBike dalam menggunakan KPR subsidi dari Bank BTN antara lain sudah bekerja sebagai mitra pengemudi Grab minimal satu tahun, dan tercatat aktif bekerja selama lebih dari 20 hari setiap bulannya selama 3 bulan berturut-turut.

Selain itu, pengemudi wajib berpenghasilan maksimal Rp 4 juta per bulan, memiliki rekam jejak yang baik sebagai mitra pengemudi Grab, dan berusia antara 21-40 tahun.

"Pada acara hari ini sebanyak 600 mitra GrabBike yang telah lulus proses seleksi dari Grab telah membuka rekening Tabungan BTN Batara Payroll dan memulai menyisihkan dana harian dari deposit di Grab sebesar Rp. 48.000 untuk uang muka pembelian rumah hingga dana mencukupi," jelas Maryono.

"Selain itu, dari pihak Bank BTN akan melakukan proses seleksi kembali, terutama terkait kondisi dan kemampuan finansial seperti penghasilan dan riwayat kredit mitra GrabBike untuk melangkah ke proses akad kredit setelah dana uang muka terkumpul," pungkasnya.

Reporter: Fauzan Jamaludin

Sumber: Merdeka.com

(Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Berpotensi Merusak Pasar, Vietnam Usut Aksi Grab Akuisisi Uber
Artikel Selanjutnya
Grab Tambah 3 Layanan Baru, Kapan Masuk Indonesia?