Sukses

Katsuko Saruhashi Nongol di Google Doodle Hari Ini, Siapa Dia?

Liputan6.com, Jakarta Setelah Usmar Ismail dan Guillermo Haro, kini Google Doodle menampilkan ilustrasi wanita bernama Katsuko Haruhashi pada hari ini, Kamis (22/3/2018).

Doodle tersebut tampil dalam visual wanita berkacamata memegang papan jalan dan ilusrasi ombak biru yang membentuk tulisan "Google".

Google turut menampilkan doodle Katsuko Haruhashi kali ini dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke-97 tahun.

Katsuko Haruhashi mungkin masih terdengar asing di telingamu. Namun, kamu patut mengetahui mengapa Google mengadakan tribut untuknya lewat Google hari ini.

Wanita tersebut adalah salah satu sosok paling berpengaruh dalam dunia sains, karena ia menjadi tokoh wanita pertama dalam bidang ilmu Bumi, tepatnya bidang Geokimia.

Sosoknya juga dikenal sebagai ilmuwan wanita pertama yang ingin mematahkan stereotip kalau peminat sains dan teknologi itu tak melulu pria.

2 dari 3 halaman

Suka Melamun

Saat sekolah dasar, Katsuko Saruhashi suka melamun dan bahkan mengabaikan pelajaran.

Mungkin karena bosan dan tak fokus, ia mengalihkan konsentrasinya ke hal-hal lain. Seringkali, fokus Katsuko Saruhashi tertuju pada jendela kelas yang ada di dekatnya. Ia juga sering memandangi hujan yang turun dari luar jendela.

3 dari 3 halaman

Lulusan Universitas Tokyo

Dari situlah ia bertanya-tanya, mengapa hujan bisa turun ke Bumi? Dari situlah, Katsuko Saruhashi tertarik dengann ilmu sains.

Ia pun menjadi ilmuwan Geokimia terbaik lulusan Universitas Tokyo dengan gelar Doktor Bidang Kimia dari Universitas Tokyo pada 1957.

Katsuko Saruhashi bahkan juga menjadi ilmuwan pertama yang secara akurat mengukur konsentrasi asam karbonat dari air, berdasarkan suhu, tingkat pH, dan klorinitas.

(Jek/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Guillermo Haro, Astronom Meksiko yang Temukan Gelombang Kejut
Artikel Selanjutnya
Guillermo Haro, Sosok Google Doodle yang Sempat Bersekolah Hukum Sebelum jadi Astronom Kondang