Liputan6.com, Inggris - TalkTalk, operator telekomunikasi di Inggris, dijatuhi denda sebesar 400 ribu poundsterling atau setara dengan Rp 6,6 miliar atas kasus peretasan (cyber attack) ribuan data pelanggannya.Â
Meski menjadi korban peretasan, sebagaimana dikutip dari Cellular-News, Kamis (6/10/2016), TalkTalk tetap dikenai denda atas kelalaian perusahaan yang tak memasang standar sistem proteksi pada database penggunanya.
Peretasan ini sendiri terjadi pada Oktober 2015. Tadinya, perusahaan sudah diperingatkan sebelumnya lewat serangan pertama pada 17 Juli 2015, kemudian berlanjut pada serangan kedua pada 2 dan 3 September 2015.Akhirnya, peretas berhasil membobol 156.959 data pelanggan, termasuk nama, alamat, tanggal lahir, nomor ponsel, dan email. Namun, pada 15.656 pelanggan, peretas juga membobol data akun bank dan kata sandinya.
The Information Commissioner Office (ICO) pun melakukan investigasi terkait peretasan ini. Dari hasil investigasi, ICO mengungkap peretasan tersebut sebetulnya dapat dicegah apabila TalkTalk mengambil langkah standar untuk melindungi data konsumen.
Juru Bicara ICO, Elizabeth Denham mengatakan kegagalan TalkTalk untuk mengimplementasikan sistem keamanan mendasar dalam dunia siber justru membuka celah peretas untuk masuk ke sistem mereka.
"Peretasan itu salah, tapi seharusnya mereka (TalkTalk) punya kewajiban untuk memasang sistem keamanan demi melindungi informasi  pelanggan," ungkapnya.
TalkTalk gagal untuk memindai infrastruktur untuk menghadapi ancaman lebih nyata dan tak menyadari adanya situs vulnarable yang memudahkan mereka mengakses data informasi pengguna.
Perusahaan tak sadar bahwa software database yang dipasang sudah kuno (outdated). Mereka bahkan tak tahu saat itu software terinfeksi bug yang sebetulnya masih bisa diperbaiki saat itu. Bug ini membuka celah bagi peretas.
(Cas/Isk)
Data Pengguna Diretas, Operator Ini Justru Didenda Rp 6,6 Miliar
Denda ini dikenakan karena TalkTalk tidak memasang sistem keamanan standar yang seharusnya untuk melindungi data pelanggan.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1281321/original/017526000_1467618257-hacker.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru1 minggu yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
- Perdagangan Karbon Kehutanan Libatkan Masyarakat, Bujang Raba Jadi Percontohan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367882/original/087695700_1791366119-Screenshot_2026-10-07_164139.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5272924/original/067898900_1751604930-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__20_.jpg)