Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Mega Perintis Tbk (ZONE) yakni PT Tancorp Investama Mulia meningkatkan kepemilikan saham di ZONE. Aksi beli saham ZONE ini untuk investasi.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (11/10/2026), Tancorp Investama Mulia membeli 41.921.200 saham ZONE dengan harga Rp 700 per saham pada 7 Oktober 2026. Nilai transaksi pembelian saham itu mencapai Rp 29,34 miliar.
“Tujuan transaksi ini investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Advertisement
Kepemilikan saham ZONE oleh Tancorp Investama Mulia naik menjadi 28,47% atau setara 247,71 juta saham ZONE setelah aksi beli saham tersebut. Sebelumnya, Tancorp Investama Mulia mengenggam 23,65% saham ZONE atau setara 205,79 juta saham ZONE.
Berdasarkan data RTI, harga saham ZONE menguat 3,17% menjadi Rp 650 per saham. Harga saham ZONE dibuka bertambah lima poin menjadi Rp 635 per saham. Saham ZONE berada di level tertinggi Rp 680 dan terendah Rp 615 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 62 kali dengan volume perdagangan saham 367 saham, Nilai transaksi harian saham Rp 23,7 juta.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 1,04% menjadi 6.093,75. Indeks saham LQ45 bertambah 1,35% menjadi 601,66. Seluruh indeks saham acuan menghijau menjelang akhir pekan ini.
Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji menuturkan, penguatan IHSG sebesar 1% pada perdagangan Jumat, 9 Oktober 2026 mengindikasikan adanya aksi penguatan secara teknikal setelah indeks mengalami tekanan jual cukup signifikan pada perdagangan sebelumnya.
IHSG pada Kamis, 8 Oktober 2026 terkoreksi 1,88% ke level 6.031,28, sehingga pelemahan tersebut membuka peluang bagi investor untuk melakukan buy on weakness terhadap saham-saham yang dinilai sudah berada pada level harga menarik.
"Pada perdagangan Jumat, penguatan IHSG ditopang oleh sektor industri, barang baku, dan infrastruktur, dengan saham BBCA, AMMN, TLKM, BBRI, dan MORA menjadi beberapa penopang indeks,” ujar Nafan saat dihubungi Liputan6.com.
Sentimen IHSG
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
Selain itu, ia menambahkan, kenaikan IHSG juga mencerminkan upaya investor memanfaatkan momentum pemulihan pasar setelah tekanan jual pada perdagangan sebelumnya.
"Namun, pelaku pasar tetap mencermati sejumlah risiko eksternal, terutama arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve yang masih cenderung hawkish, pergerakan imbal hasil US Treasury, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta harga minyak dunia di tengah ketidakpastian geopolitik,” ujar dia.
Dari domestik,Nafan menuturkan, perkembangan daya beli masyarakat dan data penjualan ritel juga menjadi perhatian karena dapat memengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi serta kinerja emiten.
“Dengan demikian, kenaikan IHSG hari ini belum serta-merta mengonfirmasi pembalikan tren menuju bullish. Penguatan tersebut masih perlu dikonfirmasi oleh keberlanjutan arus beli, peningkatan volume transaksi, serta kemampuan indeks bertahan di atas level support terdekat,” kata dia.
Advertisement
Sektor Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4430073/original/042665900_1684234026-Hari_ini_IHSG_ditutup_melemah-ANGGA_1.jpg)
Ia mengingatkan, investor tetap selektif dengan memperhatikan fundamental emiten, valuasi, dan manajemen risiko, mengingat volatilitas pasar masih berpotensi tinggi.
Pada sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.100,57 dan terendah 5.995,82. Sebanyak 381 saham menguat sehingga angkat IHSG. Namun, 238 saham melemah sehingga menahan penguatan IHSG dan 172 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 1.427.348 kali dengan volume perdagangan saham sebesar 38,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 10 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.888.
Dari 11 sektor saham, hanya sektor saham properti turun 0,16%. Sektor saham basic melesat 1,67%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham industri mendaki 1,51%, sektor saham infrastruktur bertambah 1,15%.
Sementara itu, sektor saham energi mendaki 0,71%, sektor saham consumer nonsiklikal melompat 1,02%, sektor saham consumer siklikal menguat 0,86%. Lalu sektor saham kesehatan bertambah 0,69%, semtor saham keuangan naik 0,79%, sektor saham teknologi menanjak 0,60% dan sektor saham transportasi bertambah 1,08%.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2844337/original/009156800_1562219838-20190704-Ma_ruf-Amin-Temui-Jusuf-Kalla-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3617767/original/009410000_1635569943-Dharma-Group1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3512417/original/039985100_1626406790-wall_street__2_16_juli_robb-miller-oEGDKf4ZtNg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4772207/original/018072400_1710400424-14_maret_2024-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046087/original/088905900_1581323845-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2935920/original/023277800_1570705755-20191010-IHSG-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182874/original/009156400_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5755718/original/069568600_1778657615-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3074968/original/085718000_1584006687-20200312-Wall-Street-3.jpg)