Sukses

Demi TKDN, Coolpad Rela Buka Pabrik di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Vendor perangkat mobile asal Tiongkok, Coolpad, yang saat ini tengah mencari peruntungan di tengah sengitnya persaingan industri smartphone di Indonesia, menegaskan akan segera membuka pabrik di Indonesia.

Langkah ini dilakukan Coolpad demi memenuhi peraturan yang ditetapkan pemerintah, di mana smartphone 4G yang masuk ke Indonesia harus memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

Brand Director Coolpad Natalie Chen mengatakan bahwa perusahaan tengah membangun pabrik di daerah Surabaya, dan diharapkan mulai beroperasi pada Juli 2016.

"Kami tengah menyiapkan pabrik smartphone di Surabaya untuk merakit produk terbaru kami yang akan dipasarkan di Indonesia. Jika tidak ada halangan, pabrik tersebut mulai beroperasi pada awal atau akhir Juli 2016," kata Natalie kepada Tekno Liputan6.com di sela buka puasa bersama di bilangan Thamrin, Jakarta, Selasa malam (14/6/2016).

Namun sayangnya, wanita murah senyum itu belum mau menginformasikan berapa kapasitas produksi pabrik tersebut, berapa nilai investasinya, dan siapa partner lokal yang akan digandeng Coolpad dalam menjalankan proyek ini.

"Soal berapa kapasitas dan nilai investasi pabrik, untuk saat ini belum bisa kami diinformasikan. Dalam hal ini kami menggandeng partner lokal, namun kami juga belum bisa memberitahu nama partner kami," ujarnya.

Hingga akhir tahun ini, Natalie menyebut bahwa pihaknya tengah menyiapkan 8 sampai 10 produk smartphone untuk Indonesia. Namun lagi-lagi, ia tidak memaparkannya secara detail.

"Kami tengah menyiapkan sekitar 8 sampai 10 produk smartphone terbaru hingga akhir tahun ini. Semuanya memiliki spesifikasi dan menyasar target pasar berbeda, tapi yang pasti kami mengedepankan fitur kamera," imbuhnya.

Salah satu smartphone terbaru yang tengah disiapkan Coolpad mengandalkan kamera depan dengan resolusi 8MP, user interface khas Coolpad: Cool UI 8.0, layar IPS 5,5 inci, RAM 2GB, dan Android Marshmallow.

(Isk/Cas)

Loading