Liputan6.com, Jakarta - Hampir seperempat (22%) orang tua merasa mereka tidak dapat mengendalikan apa yang anak-anak mereka lihat atau lakukan pada saat online. Demikian hasil survei yang dilakukan oleh Kaspersky Lab dan B2B International.
Niat baik dari para orang tua untuk memberikan privasi kepada anak sebaliknya bisa membuat mereka lebih rentan terhadap pelecehan dan perlakuan kejam secara online. Sebagai contoh, hanya 19% responden mengatakan mereka berteman dengan atau mengikuti anak-anak mereka di jaringan media sosial dan hanya 39% memantau aktivitas online anak-anak mereka. Hanya 38% responden yang berbicara kepada anak-anak mereka tentang risiko online, yang mencerminkan kurang adanya kepercayaan dan pemahaman.
Studi ini juga menemukan bahwa anak-anak sering enggan mengakui bahwa mereka mengalami cyberbullying. Faktanya seperempat (25%) dari orang tua yang anak-anaknya telah dilecehkan secara online mengatakan bahwa hal tersebut telah lama berlangsung sebelum mereka mengetahuinya. Â
Hal ini sangat mengkhawatirkan karena pelecehan online dapat dengan mudah meluas ke intimidasi di dunia nyata, seperti yang terjadi pada 26% orang tua yang menemukan anaknya menga lami cyberbullying.
Dampak emosional jangka panjang dari cyberbullying dapat sangat berpengaruh bagi anak-anak muda dan orang tua perlu tahu sehingga mereka dapat bertindak untuk menghentikannya. Hasil studi Kapersky Lab menemukan bahwa hanya 44% orang tua yang anak-anaknya mengalami cyberbullying telah melakukan langkah-langkah pencegahan.
Eugene Kaspersky, CEO Kaspersky Lab, dalam keterangan pers yang dipublikasikan mengatakan, "Internet membawa banyak manfaat besar, tapi sayangnya itu juga memungkinkan orang-orang tertentu untuk melepaskan sifat-sifat manusia yang merusak, dan cyberbullying telah menjadi masalah yang mulai meluas belakangan ini."
"Bagi para korban, kerusakan psikologis bisa besar dan bertahan lama. Kemungkinan belum ada jawaban dari sisi teknologi, tetapi kita harus membahas hal tersebut untuk meningkatkan kesadaran akan masalah ini dan membantu anak-anak muda dan orang tua mereka merasa aman dengan menawarkan sebagian besar hal-hal yang baik di internet," jelas Eugene lagi.
Akan menjadi hal yang cukup sulit untuk benar-benar dapat mencegah cyberbullying, tetapi ada beberapa langkah sederhana yang dapat diambil untuk melindungi anak-anak dari masalah ini beserta konsekuensinya.
Misalnya, meninjau kembali pengaturan privasi di jejaring sosial yang memungkinkan orang dewasa untuk membantu anak-anak mereka untuk mengontrol siapa yang bisa melihat postingan dan menulis pesan. Mempergunakan secara penuh pengaturan kontrol orang tua dalam aplikasi perangkat lunak dan solusi keamanan yang dapat memberikan perlindungan yang kuat dan ketenangan pikiran.
Para orang tua bahkan perlu melangkah lebih jauh lagi dari sekedar teknologi. Orang tua perlu menjelaskan kepada anak-anak mereka mengenai pentingnya untuk menjaga informasi pribadi menjadi hal pribadi, dan tidak mengungkapkan rincian seperti alamat, nomor telepon, sekolah, nomor kartu kredit, dan banyak lainnya secara online.
(dhi/isk)
Mayoritas Orangtua Tak Tahu Anaknya jadi Korban Cyberbullying
Niat baik orang tua untuk memberikan privasi kepada anak sebaliknya bisa membuat mereka lebih rentan menjadi korban.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/761145/original/022157400_1415162240-Bullying.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Aksi Lingkungan di Bali Libatkan Pelaku UMKM hingga Siswa SD12 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
- Mendekatkan Gen Z dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Sederet Kebiasaan Simpel16 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
- Jaktim Kembangkan Pariwisata Hijau Berbasis Lingkungan1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
- Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539434/original/056891000_1774600557-SPPI_koperasi_desa_merah_putih.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360761/original/003778800_1790664222-Your_paragraph_text__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6210955/original/079363800_1779089133-cek_fakta_BLT_umkm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4656894/original/031313400_1700545747-eric-ward-akT1bnnuMMk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3152904/original/070386700_1592208404-emotional-young-woman-was-depressed-sofa_1150-15515.jpg)