Liputan6.com, Vietnam - Menjelang akhir tahun 2013 yang lalu, smartphone BlackBerry Kopi pernah santer dibicarakan sebagai smartphone murah bersistem operasi BlackBerry 10 (BB 10) yang diciptakan untuk pasar kelas menengah di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Namun sayang, rumornya tenggelam begitu cepat.
Akan tetapi kini BlackBerry Kopi kembali muncul dan menunjukkan keberadaannya di Vietnam. Menurut laporan situs berita teknologi asal Vietnam, VNExpress, BlackBerry Kopi dibekali layar 4,5 inci, sedikit lebih besar dari BlackBerry Z10 (4,2 inci) dan sedikit lebih kecil dari BlackBerry Z30 (5 inci).
Lebih lanjut diterangkan, layar BlackBerry Kopi memiliki resolusi 720 piksel. Untuk urusan jeroan, kapasitias RAM ponsel tersebut dilaporkan sebesar 1,5 GB. Ponsel tersebut juga menyediakan konektivitas NFC, LTE, kamera 5 MP LED flash, serta dibekali baterai 2.100 mAh. Belum diketahui jenis prosesor yang akan digunakannya.
Sebelumnya menurut yang dilansir laman GSM Arena, Kamis (19/6/2014), BlackBerry Kopi sempat diprediksi bakal mengombinasikan desain layar sentuh dan susunan papan ketik QWERTY fisik. Namun hal tersebut tampaknya tak terbukti dari bocoran foto yang muncul di Vietnam.
Penamaan kode nama produk kabarnya dibuat identik dengan minuman kopi berwarna hitam khas Indonesia. Pasalnya handset hybrid ini ditujukan untuk segmen negara berkembang sebagai basis pengguna terbesar BlackBerry, salah satunya Indonesia.
Smartphone Murah BlackBerry Kopi Muncul di Vietnam
BlackBerry Kopi dibekali layar 4,5 inci, sedikit lebih besar dari BlackBerry Z10 dan sedikit lebih kecil dari BlackBerry Z30.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/694012/original/gsmarena_001%20%281%29.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia12 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon16 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441352/original/085354000_1765504848-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-12T084357.150.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528523/original/006924900_1773286985-cek_fakta_-_ikan_budidaya_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380756/original/071937100_1792737316-Screenshot_2026-10-23_124005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380731/original/013852100_1792736272-cek_fakta_-_ikan_budidaya_lele.jpg)