Sukses

Nokia: Smartphone Android Akan Buat Microsoft Makin Jaya

Liputan6.com, Barcelona Nokia baru saja memperkenalkan tiga ponsel pintar pertamanya yang berbasis Android pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2014 di Barcelona. Sejak Microsoft membeli Nokia senilai US$ 7 miliar, banyak pihak yang menganggap bahwa itu adalah berita buruk bagi Microsoft.

Jika sudah ada Windows Phone, mengapa Nokia meluncurkan handset Android? Menurut CEO Nokia Stephen Elop, ponsel berbasis Android baik untuk Microsoft. Ia membuat analogi yang cukup meyakinkan.

Elop mengatakan, ponsel murah berbasis Android akan membuat banyak orang menggunakan layanan Nokia dan Microsoft. "Nokia X adalah ponsel baru yang akan menjadi pintu gerbang Microsoft, membawa pengguna smartphone untuk menggunakan layanan komputasi awan Microsoft, bukan komputasi awan milik Google," kata Elop.

Mengutip laman Business Insider, Nokia X dipasarkan dengan harga antara US$ 122 - US$ 149 atau sekitar Rp 1,5 juta - Rp 1,8 juta. Elop mengatakan, Nokia X menargetkan pasar negara-negara berkembang seperti China, India, dan sebagainya.

Nokia X berjalan pada platform Android versi forked, yang memungkinkan ponsel menggunakan aplikasi Android, tetapi tidak terlihat seperti ponsel Android. Yang penting, lanjut Elop, Nokia X tidak menggunakan layanan Google -  tetapi menggunakan peta Nokia dan layanan cloud Microsoft.

Tujuan diluncurkannya Nokia X adalah untuk membuat pengguna jatuh cinta dengan aplikasi yang disediakan Nokia dan kemudian akhirnya mereka memakai ponsel Windows Phone dari Lumia. Ini bukanlah ide yang buruk karena Microsoft memang perlu mencoba sesuatu yang baru untuk membuat Nokia kembali merajai pasar ponsel dunia.


Baca juga:
Dua Tablet Android Terbaru Huawei Unjuk Gigi di Barcelona
Lenovo Siapkan Smartphone Fesyen Khusus Wanita
Apple dan Samsung Kembali Dijadwalkan Bertemu