Liputan6.com, Jakarta - New York memastikan semua orang tidak bisa merekam proses pengadilan secara diam-diam dengan menggunakan kacamata pintar.
Mulai 20 Juli 2026, semua pengadilan di negara bagian Amerika Serikat (AS) itu akan meresmikan larangan penggunaan kacamata pintar di lingkungan gedung.
Larangan ini juga berlaku bagi 1.240 pengadilan tingkat negara bagian, wilayah (county), kota, kota kecil, dan desa di New York. Menurut media lokal, Syracuse, tanda-tanda pemberitahuan ini dipasang pekan lalu di pintu-pintu Gedung Pengadilan Pidana Honorable James C. Torney III.
Advertisement
Selain itu, mereka melarang penggunaan segala jenis kacamata dan penutup kepala yang dilengkapi dengan kamera dan mikrofon di dalam Fasilitas Sistem Peradilan Terpadu. Demikian sebagaimana dikutip dari Engadget, Sabtu (11/7/2026).
Bahkan kacamata pintar dengan lensa resep pun juga dilarang, dan pemberitahuan yang dipasang di gedung pengadilan adalah meminta pengunjung untuk memakai kacamata biasa selama di dalam.
Meskipun beberapa pengadilan di negara bagian seperti Wisconsin dan Pennsylvania sudah melarang penggunaan kacamata pintar, New York merupakan negara bagian pertama yang memberlakukan larangan menyeluruh.
Kenapa Larangan ini Diberlakukan?
Perekaman umumnya dilarang dalam pengadilan. Sistem Pengadilan Terpadu Negara Bagian New York menyatakan, “Mengambil foto, merekam film atau video, ataupun melakukan perekaman audio, penyiaran, atau transmisi siaran di gedung pengadilan, termasuk di ruang sidang, kantor, atau lorong mana pun di dalamnya, pada waktu atau kesempatan apapun, baik saat sedang berlangsung maupun tidak, adalah dilarang.”
Kacamata pintar mempermudah perekaman dalam cara yang sembunyi-sembunyi, karena tidak perlu mengangkat tinggi kamera atau ponsel untuk merekam.
Biasanya perangkat bisa memunculkan lampu yang menyala dan berkedip, menandakan pengguna sedang mengambil foto atau merekam video. Masalahnya, pengguna bisa menonaktifkan atau meminta modifikator untuk melepasnya dengan biaya tertentu.
Salah satu peristiwa yang menarik perhatian terjadi pada Februari 2026, ketika pimpinan Meta, Mark Zuckerberg, memberikan kesaksian dalam sidang juri terkait masalah kecanduan media sosial. Anggota timnya menggunakan kacamata Meta Ray-Ban ketika mengantarnya masuk.
Hal ini memicu hakim mengeluarkan peringatan agar tidak merekam proses pengadilan dengan perangkat tersebut. Meski tidak jelas apakah ada yang menggunakan kacamata tersebut di ruang sidang sebelum peringatan, hakim dilaporkan khawatir jika anggota juri direkam dan identitas mereka terungkap.
Sebagai catatan, kacamata pintar milik Meta, tidak akan mengambil foto atau video jika sistem perangkat mendeteksi lampu indikator perekamannya tertutup.
Disebutkan dalam sebuah pernyataan bahwa peluncuran pembaruan akan menonaktifkan kamera jika sistem mendeteksi lampu indikator perekaman telak dirusak atau dihancurkan.
Advertisement
Bagaimana Larangan Tersebut Diberlakukan?
Tak masalah jika pengguna memodifikasi kacamata mereka, karena pengadilan New York tidak akan membiarkan mereka membawa perangkat tersebut ke dalam.
Siapa pun yang memakainya harus menitipkan perangkat itu kepada petugas pengadilan berseragam sebelum diizinkan masuk ke dalam. Bahkan jika mereka pengacara atau staf.
Larangan Kacamata Pintar Lainnya
Awal 2026, perusahaan pelayaran Royal Caribbean melarang penggunaan kacamata pintar di beberapa area di atas kapal. Termasuk toilet umum, area Porgram Remaja, area medis, dan kasino.
MSC Cruise memberlakukan larangan penggunaan perangkat tersebut tahun lalu, khawatir dengan masalah privasi.
Anggota legislatif Illinois juga mempertimbangkan menambah kacamata pintar dalam daftar larangan mereka untuk pengemudi sebagai bagian dari upaya mereka membatasi pengemudi yang tidak fokus.
Karena kekhawatiran masyarakat semakin meningkat, mengenai kemampuannya merekam video dan mengambil foto secara diam-diam, ada kemungkinan akan melihat lebih banyak tempat yang memberlakukan larangan ini ke depannya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4134430/original/015133900_1661334889-bram-van-oost-iVaah2gpeUk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8338665/original/048602300_1782210505-Stale_Solbakken.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288624/original/094450800_1783327932-000_B9C996W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293466/original/077963300_1783718956-063_2285564351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293456/original/054507100_1783717417-000_B9W36UY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293465/original/017817900_1783718956-063_2285562554.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293455/original/048931800_1783717383-000_B9W36VN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110960/original/024723100_1783047145-sp7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289078/original/032461700_1783391107-bel11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291435/original/001786200_1783562166-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258590/original/064969600_1781372422-WhatsApp_Image_2026-06-14_at_00.06.38.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5328593/original/032650200_1756261730-063_2196122888.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4405991/original/016587500_1682416049-braille-g1915b868f_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3220567/original/042267600_1598509220-000_1WN11T.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4085567/original/080765100_1657593529-Matahari_terbenam_di_Kota_Manhattan-AFP__9_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6182814/original/051889200_1779063183-000_B33C7T6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4888176/original/035148100_1720603271-20240710-Suporter_Argentina-AFP_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571915/original/018011100_1777711759-ClipDown.com_684086774_18620196862062582_5799077834978653675_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5280711/original/076565900_1752247241-janne-simoes-jA1BXgjz5_8-unsplash.jpg)