Masih Proses Lawan ADOR, Danielle NewJeans Rilis Lagu Baru Bertajuk ‘STAY’

Danielle NewJeans kembali dengan lagu 'STAY' di tengah perselisihan kontrak eksklusif dengan ADOR. Buktikan kemampuannya dalam bermusik.

Diterbitkan 29 Oktober 2026, 13:17 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Danielle NewJeans rilis lagu "STAY" di tengah sengketa hukum dengan ADOR.
  • ADOR putuskan kontrak Danielle sepihak dan gugat ganti rugi miliaran won.
  • Tim hukum Danielle pertanyakan rencana ADOR untuk aktivitas NewJeans.

Liputan6.com, Jakarta - Danielle NewJeans, merilis lagu ciptaannya sendiri bertajuk STAY pada Rabu (28/10/2026) kemarin melalui kanal Youtube pribadinya, Danielle Marsh.

Perilisan ini menandai aktivitas musik terbarunya setelah berpisah dari ADOR, sementara proses hukum antara dirinya dan agensi tersebut masih berlangsung.

Lagu STAY yang ia rilis ini mengusung aransemen gitar akustik minimalis yang menonjolkan vokal Danielle serta kemampuannya dalam menulis lagu.

Karya tersebut menjadi langkah baru bagi Danielle dalam melanjutkan aktivitas bermusiknya di luar agensi sebelumnya, ADOR.

Keputusan Danielle untuk merilis lagu ini hadir di tengah perselisihan hukum yang melibatkan dirinya, ADOR, dan sejumlah pihak lainnya.

Sengketa tersebut berawal dari konflik mengenai keabsahan kontrak eksklusif anggota NewJeans dengan ADOR.

Melansir dari Allkpop, perselisihan antara Danielle dan ADOR bermula dari sengketa kontrak eksklusif NewJeans. Pada Oktober 2025, Pengadilan Distrik Pusat Seoul memutuskan bahwa kontrak eksklusif para anggota dengan ADOR tetap sah.

Putusan tersebut menjadi salah satu perkembangan penting dalam konflik hukum yang melibatkan grup tersebut.

Kemudian, pada 29 Desember 2025, ADOR mengakhiri kontrak eksklusif Danielle secara sepihak dengan alasan dirinya telah melakukan banyak pelanggaran selama kontrak eksklusif berlangsung.

Pihak ADOR menyatakan bahwa Danielle tidak lagi dapat melanjutkan aktivitas sebagai anggota NewJeans maupun sebagai artis di bawah naungan mereka.

ADOR kemudian mengajukan gugatan ganti rugi terhadap Danielle, salah satu anggota keluarganya, dan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin.

Awalnya, gugatan tersebut menuntut ganti rugi dan penalti sekitar 43,1 miliar won atau setara dengan 32,1 juta dolar AS. Namun, pada Juni 2026, jumlah tuntutan itu diturunkan menjadi sekitar 33,1 miliar won.

ADOR menilai pihak tergugat bertanggung jawab atas perselisihan yang berdampak pada aktivitas NewJeans, sementara pihak Danielle membantah tanggung jawab tersebut.

Tim Hukum Danielle Pertanyakan Rencana Aktivitas NewJeans

Proses hukum tersebut berlanjut sepanjang 2026. Dalam sidang pada September, tim hukum Danielle mempertanyakan rencana serta kemampuan ADOR untuk melanjutkan aktivitas NewJeans.

Mereka meminta bukti mengenai rencana kegiatan grup tersebut sebagai bagian dari pembahasan gugatan ganti rugi.

ADOR membantah bahwa pihaknya tidak memiliki rencana untuk melanjutkan aktivitas NewJeans. Agensi justru berpendapat bahwa keterlambatan aktivitas grup berkaitan dengan tindakan para tergugat.

Kedua pihak juga memperdebatkan sejumlah dokumen yang diperlukan untuk menghitung potensi kerugian dalam perkara tersebut.

Sebelumnya, pada Januari 2026, Danielle sempat menyapa penggemar melalui siaran langsung.

Dalam kesempatan itu, ia menyatakan telah “berjuang hingga akhir” demi tetap bersama rekan-rekan satu grupnya.

Danielle juga mengisyaratkan akan memberikan informasi terbaru mengenai proses hukum yang sedang dijalaninya ketika waktunya tepat.

Kini, melalui perilisan STAY, Danielle kembali menunjukkan aktivitas bermusiknya di tengah perselisihan hukum yang belum selesai.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Kuasa Hukum Ruben Onsu Sebut Bukti Sarwendah Harus Diuji Kebenarannya, Hakim Belum Beri Putusan

Qorry Layla ApriantiTim Redaksi
Copy Link
Batalkan