Profil Dafiq Imam Maulidi, Pengusaha dan Konten Kreator yang Aktif Berbagi

Profil Dafiq Imam Maulidi, pengusaha asal Pamekasan di balik Fallin Beauty yang juga aktif di media sosial dan kegiatan sosial.

Diterbitkan 30 September 2026, 20:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dafiq Imam Maulidi dikenal sebagai pengusaha asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang menjalankan bisnis perawatan kulit melalui brand Fallin Beauty. Di tengah kesibukannya mengelola usaha, Dafiq juga aktif membagikan aktivitasnya melalui media sosial, termasuk lewat akun TikTok @owner.fallin.beauty.

Konten yang dibagikan Dafiq tidak hanya berkaitan dengan produk maupun kegiatan bisnis. Ia juga memperlihatkan berbagai aktivitas keseharian, suasana bekerja bersama tim, hingga momen ketika berinteraksi dengan masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Aktivitas tersebut membuat sosok Dafiq dikenal tidak hanya sebagai pemilik brand kecantikan, tetapi juga sebagai kreator digital yang menggunakan media sosial untuk memperkenalkan kesehariannya sebagai seorang pengusaha dari daerah.

 

Kembangkan Bisnis Fallin Beauty

Fallin Beauty menjadi salah satu aktivitas utama Dafiq sebagai pengusaha. Melalui media sosial, ia turut memperkenalkan bisnis dan produk yang dikembangkan melalui brand tersebut.

Kehadirannya di TikTok juga menjadi sarana untuk memperlihatkan sosok di balik Fallin Beauty. Konten yang diunggah mencakup aktivitas usaha hingga keseharian Dafiq ketika menjalankan bisnis bersama tim.

Sebelumnya, Dafiq juga diberitakan sebagai pengusaha muda asal Pamekasan yang membagikan cerita mengenai kehidupannya dalam membangun usaha dari daerah. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari caranya berkomunikasi dengan audiens melalui ruang digital.

 

Dafiq dan Aktivitas Sosial di Tengah Kesibukan Bisnis

Selain mengurus usaha, Dafiq beberapa kali terlibat dalam kegiatan sosial dengan memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut tidak hanya diserahkan, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas yang ia dokumentasikan melalui media sosial.

Bagi Dafiq, kegiatan sosial bukan sekadar tentang memberikan bantuan. Ia memilih untuk datang dan melihat secara langsung kondisi masyarakat yang menerima bantuan tersebut.

“Bagi saya, berbagi bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga tentang hadir dan melihat langsung kondisi masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan mereka,” ujar Dafiq.

Dafiq juga memandang kepedulian sosial sebagai sesuatu yang dapat dilakukan oleh siapa saja sesuai dengan kemampuan masing-masing. Ia berharap kegiatan berbagi dapat terus dilakukan tanpa harus selalu dikaitkan dengan besarnya bantuan yang diberikan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan. Tidak harus selalu dalam jumlah besar, yang penting ada niat dan kepedulian untuk membantu,” kata Dafiq.

Halaman
Show All
Guntur MerdekawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan