Profil Eugenia Diva Widodo, Atlet Wushu yang Sumbang Perunggu untuk Indonesia di Asian Games 2026

Profil lengkap Eugenia Diva Widodo, atlet wushu kebanggaan Indonesia yang sukses menyumbangkan medali perunggu di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Diterbitkan 24 September 2026, 10:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Eugenia Diva Widodo raih perunggu wushu di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
  • Ini medali Asian Games pertamanya, dengan skor 9,706 di Taolu Changquan putri.
  • Atlet wushu ini juga mahasiswa BINUS, memiliki banyak prestasi nasional dan internasional.

Liputan6.com, Jakarta - Eugenia Diva Widodo menjadi salah satu atlet yang menyumbangkan medali untuk Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Atlet wushu tersebut berhasil meraih medali perunggu dari nomor Taolu Changquan putri.

Eugenia tampil di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, pada Senin, September 2026. Ia mencatatkan skor 9,706 dan menempati posisi ketiga.

Medali emas diraih atlet Hong Kong Lydia Sham dengan skor 9,713, sementara atlet Makau Sou Cho Man meraih perak dengan skor 9,710. Bagi Eugenia, pencapaian tersebut menjadi medali Asian Games pertamanya.

 

Biodata Eugenia Diva Widodo

Eugenia Diva Widodo lahir di Jakarta pada 16 Mei 2003. Ia dikenal sebagai atlet wushu Indonesia yang menekuni nomor Taolu, termasuk Changquan, Daoshu, dan Gunshu.

Selain menjadi atlet, Eugenia juga menempuh pendidikan di BINUS University pada program studi Information Systems. Di tengah kesibukannya berlatih dan bertanding, ia tetap menjalankan aktivitas akademiknya.

Profil Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mencatat Eugenia sebagai atlet wushu Indonesia yang pernah memperkuat Merah Putih di ajang SEA Games.

 

Dretan Prestasi Eugenia Diva Widodo

Deretan prestasi yang diperoleh oleh Eugenia telah diraih sejak ia usia belia. Berbagai kejuaraan yang ia menangkan mulai dari kejuaraan nasioanl hingga internasional.

Pada tahun 2021 Eugenia berhasil meraih medali perak nomor Daoshu + Gunshu putri, mewakili DKI Jakarta pada kejuaraan PON XX Papua.

Kemudian, pada tahun 2022 Eugenia menjalani debut SEA Games di nomor Daoshu + Gunshu putri. Ia mencatat skor 9,700 pada Daoshu dan berada di posisi keempat setelah keseluruhan perhitungan. Dokumen hasil resmi IWUF juga mencatat skor Daoshu Eugenia sebesar 9,27. Pada tahun yang sama Eugenia meraih medali perak nomor Changquan putri dengan skor 9,25 pada ajang FISU World University Combat Games 2022.

Tahun selanjutnya yaitu 2023 ia juga meraih medali perak nomor Changquan putri dengan skor 9,650 di SEA Games 2023, Kamboja.

Berikutnya, PON XXI Aceh-Sumut 2024 Eugenia meraih medali emas nomor Changquan putri untuk DKI Jakarta dengan skor 9,613. Ini merupakan emas PON pertama-nya.

Pada tahun yang sama, ia kembali meraih medali emas di ASEAN University Games 2024 dan Taolu World Cup 2024, Yokohama, Jepang dengan skor 9,770.

Selanjutnya pada tahun 2025, ia meraih berbagai prestasi mulai dari Taolu Asian Cup 2025, Song Yuan, China yang meraih medali emas Gunshu putri, skor 9,666, World Wushu Championships 2025 — Eugenia menempati peringkat kedua pada babak penyisihan Grup 1 nomor Changquan putri, skor 9,713. Ini bukan medali perak, jadi jangan ditulis sebagai peraih perak, dan SEA Games 2025 Thailand meriah medali perak Duilian putri bersama Tasya Ayu Puspa Dewi.

Pada tahun 2026 Eugenia kembali mencatat prestasi dengan membawa pulang medali perunggu Changquan putri dengan skor 9,706 di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. 

Ini merupakan medalia Asian Games pertama bagi Eugenia.

 

 

 

 

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Dangdut Academy 8: Kisah Perjalanan Alexa Tembus Top 17

Fatimah AzzahraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan