Prilly Latuconsina Harap Film Memburu Pemangsa Bikin Masyarakat Melek soal Kekerasan pada Anak

Prilly Latuconsina berharap film Memburu Pemangsa dapat menyebarkan informasi tentang kekerasan anak kepada orang yang tepat.

Diterbitkan 22 September 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Aktris Tanah Air Prilly Latuconsina kembali bintangi film horor bertajuk Memburu Pemangsa. Film garapan Umay Shahab ini mengangkat isu yang kian marak di Indonesia tiap tahunnya, yaitu kekerasan seksual terhadap anak.

Puan berusia 29 tahun itu mengungkapkan bahwa masih ada budaya diam dalam menanggapi isu-isu kekerasan anak yang sebenarnya sudah banyak terlihat di sosial media. Padahal, menurutnya, orang dewasa lah yang seharusnya memberikan respon tepat untuk kasus tersebut.

“Informasi mengenai kekerasan seksual anak sudah banyak, tetapi masih ada budaya diam di beberapa lingkungan. Ketika berita tersebut viral selama satu atau dua hari, terkadang tidak ada penanganan yang tepat. Padahal, kita sebagai orang dewasa harus memberikan respons yang tepat ketika melihat kasus yang menimpa anak-anak, terutama karena mereka belum memiliki kontrol untuk melindungi diri sendiri,” tuturnya dalam jumpa pers film Memburu Pemangsa di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Ia pun berharap melalui film ini, isu-isu tersebut dapat tersampaikan dan tersebar dengan baik kepada orang-orang yang tepat. “Saya berharap film ini bisa menjadi medium untuk menyebarkan informasi kepada target yang tepat dengan cara yang lebih sesuai,” ujarnya.

Emosi Cia Bersumber dari Rasa Takut

Memerankan karakter Cia, pemilik nama asli Prilly Mahatei Latuconsina tersebut menyebutkan bahwa karakternya memiliki latar belakang yang dekat dengan isu yang diangkat dalam film ini.

“Cia punya latar belakang yang cukup dekat dengan isu ini. Dia menjaga keponakannya, Pandu, dan memiliki rasa khawatir yang tinggi. Jadi, apa pun yang dilakukan Cia sebenarnya bersumber dari rasa takut kalau keponakannya mengalami sesuatu,” sebutnya.

Persiapan Fisik Prilly Hadapi Adegan Aksi

Sementara itu, bintang film Danur tersebut menceritakan bagaimana dirinya latihan fisik untuk melakukan adegan aksinya sebagai karakter Cia.

“Kami benar-benar melakukan latihan fisik dan conditioning untuk mempersiapkan adegan-adegan tersebut. Kebetulan olahraga saya lebih banyak cardio, jadi ketika mulai menjalani latihan fisik untuk film ini, saya baru merasakan tantangannya,” pungkasnya.

Menurutnya, hal yang paling sulit ia lakukan adalah ketika harus mengingat gerakan fisik yang dipadukan dengan emosi yang ada dalam karakter yang ia perankan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Menurut aku, yang paling susah adalah mengingat gerakan fisik tanpa melupakan emosinya. Aku benar-benar belum punya pengalaman beradegan action, jadi harus banyak mengingat gerakan. Namun, yang juga harus dipahami adalah emosi Cia ketika menghadapi pemangsa,” tambahnya.

Halaman
Show All
Nola Vemiliana, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan